Serap Gabah Bulog Dinilai Untungkan Petani Gorontalo

  • 19 Apr 2026 11:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Langkah penyerapan gabah oleh Bulog dinilai memberikan keuntungan bagi petani di Provinsi Gorontalo, terutama dalam hal kepastian harga dan kecepatan penerimaan hasil penjualan.

Praktisi pertanian, Wasito Somawiyono, mengatakan penjualan gabah langsung kepada Bulog memungkinkan petani menerima pembayaran secara cepat tanpa harus menunggu proses penggilingan.

“Begitu gabah dijual, petani langsung menerima uang. Ini berbeda dengan proses penggilingan yang membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu,” ujarnya

Menurutnya, kondisi tersebut sangat membantu petani dalam menjaga arus kas, sekaligus menghindari risiko fluktuasi harga beras di pasaran.

Ia menjelaskan, dalam sistem sebelumnya, petani harus menunggu proses penjemuran dan penggilingan sebelum menjual beras, yang kerap berujung pada penurunan harga saat produk siap dipasarkan.

“Ketika harga beras turun saat sudah digiling, petani tentu mengalami kerugian. Dengan penyerapan gabah, risiko itu bisa ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data hingga April 2026, penyerapan gabah di Gorontalo telah mencapai sekitar 1.000 ton.

Wasito juga mengapresiasi kinerja Bulog yang dinilai semakin optimal dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Ia berharap Bulog terus meningkatkan perannya dalam menyerap hasil panen petani guna mendukung kesejahteraan petani serta menjaga kestabilan harga di pasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....