Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Gorontalo Masih Rendah
- 05 Apr 2026 20:32 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Progres aktivasi Identitas Kependudukan Elektronik (IKD) di Kabupaten Gorontalo masih tergolong rendah. Sejumlah faktor menjadi penyebab, salah satunya belum meratanya implementasi IKD di berbagai instansi maupun perusahaan swasta sebagai syarat administrasi mendapatkan pelayanan publik, Minggu 5 April 2026.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo, Muhtar Nuna mengungkapkan, hingga kini jumlah warga yang telah melakukan aktivasi IKD baru mencapai 14.034 orang dari total 307.942 warga yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.
"Yang boleh melakukan aktivasi itu adalah warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP. Saat ini yang sudah melakukan perekaman sebanyak 307.942, jadi masih cukup rendah," aku Muhtar.
Muhtar menambahkan, penggunaan identitas kependudukan digital dapat memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. Setiap mengurus berbagai keperluan, masyarakat tidak perlu lagi membawa dan menunjukkan KTP fisik. Di sisi lain, bagi pemerintah daerah, penggunaan IKD mampu menekan anggaran pengadaan tinta dan kebutuhan pencetakan dokumen kependudukan lainnya. Ia berharap ke depan pemanfaatan IKD semakin luas di berbagai instansi maupun perusahaan.
"Pemerintah pusat itu memberikan target 30 persen setiap tahun dari jumlah yang sudah merekam e-KTP untuk melakukan aktivasi. Untuk mengejar target ini kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....