Kakanwil Kemenag Gorontalo Hadiri Haul Akbar ke-58 Guru Tua di Palu
- 03 Apr 2026 23:40 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, H. Kaswad, menghadiri Haul Akbar ke-58 Guru Tua, Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri, yang digelar pada Rabu (1/4/2026) bertepatan dengan 12 Syawal 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipusatkan di Kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Sulawesi Tengah tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir, di antaranya Menteri Agama, Menteri ATR/BPN, Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur Gorontalo, serta Kakanwil Kemenag Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa kehadiran masyarakat dalam kegiatan haul merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang sarat makna dan keberkahan. Ia mengajak umat Islam untuk senantiasa memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Maka itu Bapak-Ibu sekalian, kehadiran di sini tidak rugi. Justru inilah yang kita cari dalam hidup, yaitu keberkahan. Allah dan para malaikat-Nya senantiasa bershalawat kepada Nabi, maka sudah sepatutnya kita sebagai umat juga memperbanyak shalawat,” ujar Menteri Agama.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kecintaan kepada ulama serta meneladani tradisi keilmuan yang memiliki sanad hingga Rasulullah SAW. Menurutnya, para ulama dan wali merupakan pewaris ajaran Nabi yang terus membimbing umat sepanjang zaman.
“Para wali dan ulama itu berguru kepada Rasulullah. Ilmu itu bersambung, tidak terputus. Karena itu, siapa pun dan apa pun bisa menjadi sumber pembelajaran bagi orang yang hatinya bersih dan terbuka,” tambahnya.
Selain itu, Menteri Agama mengingatkan bahwa mendoakan sesama merupakan amalan yang memiliki dampak besar dan akan kembali kepada diri sendiri dalam bentuk kebaikan.
“Jangan pernah merasa rugi mendoakan orang lain. Doa itu akan kembali kepada kita dan menjadi amal yang nyata, bahkan setelah kita tiada,” tegasnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Gorontalo H. Kaswad menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam merawat tradisi keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Kegiatan haul seperti ini bukan hanya mengenang jasa ulama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kecintaan kita kepada para pewaris ilmu Rasulullah. Nilai-nilai yang diajarkan Guru Tua harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Guru Tua merupakan figur sentral dalam pengembangan pendidikan Islam di kawasan timur Indonesia, yang telah meletakkan fondasi kuat dalam bidang dakwah dan pendidikan.
“Ia telah meletakkan fondasi pendidikan dan dakwah yang sangat kuat. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan memperkuat moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah masyarakat,” tambah H. Kaswad.
Rangkaian kegiatan Haul Akbar ke-58 Guru Tua diisi dengan pembacaan doa, zikir, serta tausiyah yang menekankan pentingnya meneladani akhlak dan perjuangan beliau. Kegiatan ini setiap tahunnya menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....