Inflasi Gorontalo Terkendali Saat Ramadan
- 02 Apr 2026 13:58 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Inflasi di Provinsi Gorontalo tetap terkendali selama Ramadan 2026. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa inflasi bulan Maret 2026 terhadap Februari 2026 tercatat sebesar 0,24 persen, meskipun permintaan masyarakat biasanya meningkat selama bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, hal tersebut menunjukkan hasil positif di tengah kondisi Ramadan yang rawan inflasi. Koordinasi yang terjalin merupakan bentuk komitmen bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, Kamis (2/4/2026).
Beberapa komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi pada periode tersebut antara lain bensin, ikan gabus, sabun cair/deterjen, ikan mujair, tarif air minum PAM, serta bawang merah. Keberhasilan pengendalian inflasi ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, dan Bank Indonesia melalui koordinasi dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Dalam beberapa kali rapat bersama TPID, Gubernur Gusnar Ismail menekankan sejumlah langkah strategis yang harus ditempuh, antara lain pemantauan rutin harga dan stok bahan pokok di pasar, pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, serta koordinasi dengan pihak Bulog, distributor, dan daerah penghasil untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga pasca-Ramadan dan Idulfitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....