Update Tsunami MALUT–SULUT, Gorontalo Aman

  • 02 Apr 2026 07:57 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemutakhiran dari BMKG melalui Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya Bidang menegaskan bahwa peringatan dini tsunami masih berlaku untuk wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara, sementara Gorontalo tidak termasuk.

“Alhamdulillah Gorontalo tidak masuk dalam peringatan tsunami. Yang terdampak adalah pesisir Sulawesi Utara yang menghadap timur serta beberapa wilayah di Maluku Utara,” ujar Andri, Kamis 2 April 2026.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Ternate, Halmahera, Tidore, dan Bitung serta sebagian Minahasa Utara, dengan estimasi ketinggian tsunami 0,3 hingga 3 meter.

“Kami mencatat beberapa titik sudah mengalami kenaikan muka air laut, seperti Belang 0,68 meter, Minahasa Utara 0,75 meter, dan Bitung sekitar 0,2 hingga 0,3 meter,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa tinggi 0,3 meter tetap berbahaya.

“Tsunami bukan hanya gelombang di permukaan, tapi energinya sampai ke dasar laut, sehingga tetap berisiko,” tegasnya.

BMKG juga menyampaikan bahwa peringatan belum berakhir.

“Sampai saat ini peringatan dini tsunami masih terus di-update dan belum dicabut. Masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap waspada dan menjauhi pantai,” tambah Andri.

Selain itu, dilaporkan adanya gempa susulan serta kerusakan bangunan sedang hingga berat, terutama di wilayah Ternate dan sekitarnya yang masih dalam proses pendataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....