Pemprov Gorontalo Tegaskan Tidak Batalkan Agenda Lebaran Ketupat 2026
- 29 Mar 2026 00:21 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan tidak pernah secara resmi membatalkan agenda pacuan kuda dan karapan sapi Yosonegoro dalam rangka perayaan Lebaran Ketupat 2026.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait pembatalan agenda tersebut tidak sepenuhnya akurat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Menurutnya, keputusan yang disampaikan oleh Ketua Fordasi, Zukri Haramain, merupakan bagian dari pertimbangan teknis organisasi, khususnya terkait kesiapan peserta dan standar pelaksanaan lomba.
“Kami menghormati keputusan yang diambil oleh Ketua Fordasi, namun pemerintah tetap hadir untuk memastikan bahwa Lebaran Ketupat tahun ini tetap berlangsung semarak. Walaupun di tengah situasi penerapan efisiensi anggaran, masih ada banyak kegiatan lain yang bisa dinikmati masyarakat,” ujar Sultan.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini tengah memfokuskan penyelenggaraan berbagai kegiatan alternatif, seperti pesta rakyat di Desa Wisata Torosiaje, kuliner ketupat, pertunjukan seni tradisional, serta lomba-lomba rakyat yang melibatkan masyarakat di berbagai wilayah.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga nilai kebersamaan sekaligus memperkuat tradisi lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Lebih lanjut, Sultan Kalupe menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan perayaan tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai peserta maupun pengunjung.
“Lebaran Ketupat bukan hanya soal satu atau dua agenda, tetapi ini tentang kebersamaan. Kami mendorong seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam merayakan tradisi ini dengan penuh semangat,” tambahnya.
Di sisi lain, sejumlah warga Yosonegoro mengaku tetap antusias menyambut Lebaran Ketupat meski tanpa pacuan kuda dan karapan sapi. Mereka berharap kegiatan alternatif yang disiapkan pemerintah tetap mampu memberikan hiburan sekaligus menjaga nilai budaya daerah.
Pemerintah daerah memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk menjamin seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. Evaluasi juga akan dilakukan untuk mempertimbangkan penyelenggaraan kembali pacuan kuda dan karapan sapi pada tahun mendatang, sesuai dengan ketersediaan anggaran.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan perayaan Lebaran Ketupat 2026 di Gorontalo tetap menjadi momentum kebersamaan dan pelestarian budaya masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....