Dikbud Kota Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih, Bentuk Karakter Siswa

  • 25 Mar 2026 14:42 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menghadirkan inovasi dalam membangun budaya bersih di lingkungan sekolah melalui lomba “toilet terbersih” yang digelar setiap bulan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, menjelaskan program tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi bagaimana kita membangun karakter. Kita mulai dari hal paling dasar, yaitu toilet, supaya lingkungan sekolah menjadi bersih dan nyaman,” ujarnya pada Rabu 25 Maret 2026, ketika usai mengikuti apel perdana setelah libur nasional dan idulfitri 1447 Hijriah.

Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional kebersihan yang diinisiasi pemerintah pusat, serta diintegrasikan dalam konsep Make Up School yang tengah dikembangkan di Kota Gorontalo.

Dalam pelaksanaannya, lomba dibagi berdasarkan kategori sekolah negeri dan swasta, mulai dari jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP. Penilaian dilakukan oleh pengawas dan penilik secara langsung tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak sekolah.

“Ada sekitar 12 indikator penilaian, termasuk kesesuaian dengan standar layanan toilet bagi peserta didik dan tingkat kebersihannya. Tim penilai juga turun langsung tanpa konfirmasi agar hasilnya objektif,” jelasnya.

Pengumuman pemenang dilakukan setiap tanggal 24 setiap bulan guna mendorong sekolah menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

Pada periode pertama, SMP Negeri 12 menjadi yang terbaik untuk kategori SMP negeri, sementara SMP Muhammadiyah 1 Gorontalo untuk kategori swasta. Di jenjang SD, SDN 55 Kota Timur meraih predikat terbaik kategori negeri dan SD Brilliant Kids kategori swasta. Sementara pada jenjang TK/PAUD, TK Negeri Pembina dan TK Putra IV Kota Tengah menjadi pemenang di masing-masing kategori.

Di sisi lain, program ini dinilai mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kebersihan lingkungan sekolah serta kesadaran warga sekolah.

Namun demikian, sejumlah pihak menilai keberlanjutan program dan konsistensi penerapan di seluruh satuan pendidikan menjadi faktor penting agar tujuan pembentukan karakter dapat tercapai secara optimal.

Ke depan, Pemerintah Kota Gorontalo berharap program ini dapat terus berjalan dan menjadi kebiasaan, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan mendukung kenyamanan proses belajar mengajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....