BBRMP Gelar Konsolidasi Penyuluh Pertanian Gorontalo

  • 10 Mar 2026 04:11 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Penyuluh Pertanian se-Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendukung pendampingan program strategis Kementerian Pertanian serta memperkuat sinergi dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mewujudkan swasembada pangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Anny Mulyani, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian RI Eko Nugroho Dharmo Putro, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Gorontalo Ardi Praptono, serta para kepala dinas pertanian provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan UPTD lingkup Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, serta para penyuluh pertanian dari enam kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Secara keseluruhan kegiatan ini diikuti oleh sekitar 553 peserta.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan pertemuan besar pertama yang dilaksanakan setelah penyuluh pertanian secara resmi kembali menjadi bagian dari Kementerian Pertanian. Ia menilai keputusan tersebut memiliki alasan strategis karena peran penyuluh sangat penting dalam pembangunan sektor pertanian.

Gubernur juga berbagi pengalaman perjalanan kariernya yang berawal dari penyuluh pertanian sekitar 40 tahun lalu. Setelah lulus dari Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi dengan bidang ilmu tanah, ia sempat bergabung di Balai Konservasi Kehutanan sebelum akhirnya kembali menekuni bidang penyuluhan pertanian. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Tata Penyuluhan Pertanian Sulawesi Utara pada tahun 1986–1987.

Menurutnya, pada masa Orde Baru penyuluh pertanian merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi nasional, khususnya dalam sektor pertanian. Namun pada masa reformasi, kelembagaan penyuluh sempat mengalami fragmentasi. Oleh karena itu, ia berharap saat ini para penyuluh dapat kembali memperkuat perannya dengan bekerja secara terarah dan sejalan dengan kebijakan pembangunan pertanian daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....