DPRD Provinsi Gorontalo Dukung Tanam Raya Jagung untuk Swasembada Pangan
- 08 Mar 2026 17:57 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 digelar di lahan Dusun Teladan, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu 7 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.
Pelaksanaan tanam raya tersebut juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diikuti jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Gubernur Gorontalo yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Wakapolda Gorontalo, Kasrem 133/Nani Wartabone, serta Bupati Gorontalo. Turut hadir unsur TNI–Polri, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, camat, kepala desa, serta masyarakat setempat.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Idrus juga hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungan DPRD terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui peningkatan produksi jagung sebagai komoditas unggulan daerah.
Menurut Hamzah, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, serta para petani sangat penting dalam mendorong tercapainya target swasembada pangan nasional.
“Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya melalui Zoom Meeting menyampaikan bahwa program penanaman jagung serentak merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Kapolri menjelaskan bahwa kebutuhan jagung nasional terus meningkat, tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga sebagai bahan baku industri dan pakan ternak. Karena itu, pemerintah menargetkan perluasan lahan tanam jagung hingga satu juta hektare guna meningkatkan produksi nasional.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI–Polri, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perbankan, serta kelompok tani agar program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan Kapolri melalui Zoom Meeting, dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis, foto bersama, serta buka puasa bersama dengan para tamu undangan dan masyarakat.
Program penanaman jagung pada kuartal pertama ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produksi jagung sebagai bahan pangan, bahan baku industri, dan pakan ternak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....