Wabup Pohuwato Sidak Pasar Marisa, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil
- 03 Mar 2026 04:44 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Iwan S. Adam melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Marisa, Senin (02/03/2026), guna memastikan kelancaran layanan, ketersediaan barang, serta stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat.
Sidak tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Administrasi Umum Ahmad Djuuna, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Ibrahim Kiraman, Kepala Dinas Perikanan Refli Basir, Kabag Ekonomi dan SDA Dely Pakaya, serta Sekretaris Dinas Pangan Hervin Samoe.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau langsung harga sejumlah kebutuhan pokok yang menjadi perhatian masyarakat selama bulan Ramadan. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, harga cabai rawit tercatat Rp50 ribu per kilogram, tomat Rp10 ribu per kilogram, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp50 ribu per kilogram, ayam ras Rp85 ribu per ekor, serta daging sapi Rp160 ribu per kilogram.
Wakil Bupati Iwan S. Adam menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia, terutama pada bulan suci Ramadan.
“Pemerintah daerah ingin memastikan harga kebutuhan sehari-hari masyarakat tetap terjangkau, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya konsumsi. Kami juga menyadari, meningkatnya kebutuhan konsumen yang tidak diimbangi dengan ketersediaan bahan pokok dapat memicu kenaikan harga di pasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, semakin tinggi permintaan sementara stok terbatas, maka harga berpotensi melonjak. Karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh pihak, baik distributor maupun pedagang, untuk bersama-sama menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok selama bulan puasa hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Wabup juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kelangkaan barang. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....