BMKG Pastikan Hilal Belum Terlihat di Gorontalo

  • 17 Feb 2026 17:28 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di rooftop rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo dan melibatkan berbagai pihak terkait.

Rukyatul hilal tersebut turut dihadiri oleh BMKG Provinsi Gorontalo. Kehadiran BMKG bertujuan memberikan data dan analisis astronomis sebagai dasar pengamatan hilal di wilayah Gorontalo.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo, Andri Wijaya Bidang, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil perhitungan BMKG, tinggi hilal di Kota Gorontalo pada hari pengamatan masih berada pada posisi minus 1,5 derajat. Kondisi ini menunjukkan bahwa hilal belum memenuhi syarat untuk dapat terlihat.

"Berdasarkan hasil perhitungan BMKG, tinggi hilal di Kota Gorontalo sampai pada hari Selasa 17 Februari 2026 pukul 17.45 WITA, masih berada pada posisi minus 1,5 derajat. Dengan ketinggian hilal yang masih minus, artinya hilal tidak bisa terlihat di Kota Gorontalo,” ujar Andri.

Ia juga menjelaskan secara sederhana bahwa kondisi ideal pengamatan hilal terjadi apabila matahari terbenam lebih dulu daripada bulan. Namun pada pengamatan kali ini, posisi justru menunjukkan bulan terbenam lebih awal dibandingkan matahari.

Sementara itu, Ketua Tim Urusan Agama Islam dan Pembinaan Masyarakat Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Safrianto Kaawoan, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai wilayah lain di Indonesia, baik wilayah timur, tengah, maupun barat, posisi tinggi hilal juga berada pada kondisi minus.

Safrianto menegaskan bahwa hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan di Gorontalo ini selanjutnya akan dikirimkan ke Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat penetapan awal Ramadan. Hasil tersebut akan menjadi bagian dari keputusan resmi pemerintah terkait awal puasa Ramadan tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....