Kelebihan Jam Kerja Banyak Terjadi di Sektor Informal
- 08 Feb 2026 13:43 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kelebihan jam kerja atau Overwork paling banyak terjadi pada pekerja di sektor informal. Salah satu contoh yang paling nyata terlihat pada pekerja ojek online yang masih beraktivitas hingga malam hari. Kondisi ini menunjukkan belum adanya batasan jam kerja yang jelas bagi pekerja sektor informal, Sabtu 7 Februari 2026.
“Paling banyak tenaga kerja yang memiliki kelebihan jam kerja itu, kalau kita lihat dari beberapa referensi, ada di sektor informal. Itu banyak sekali, contoh misalnya ojek online,” ujar Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Gorontalo, Edwin Hulopi.
Menurut Edwin Hulopi, hingga saat ini belum terdapat regulasi yang mengikat terkait pengaturan jam kerja di sektor informal. Hal tersebut berbeda dengan sektor formal, seperti ASN, yang memiliki ketentuan jelas mengenai waktu kerja dan hak pekerja. Akibatnya, pemerintah mengalami kesulitan dalam melakukan evaluasi serta pengawasan terhadap jam kerja pekerja informal di Gorontalo.
“Di sektor informal ini memang tidak ada aturan formal mengenai itu. Dan kami di pemerintah agak kesulitan untuk mengevaluasinya. Beda dengan di sektor formal, kami ada teman-teman di pengawas ketenagakerjaan selalu melakukan evaluasi mengenai jam kerja tersebut,” tuturnya.
Edwin juga menyoroti penyebab utama terjadinya overwork, salah satunya adalah tuntutan ekonomi sehari-hari. Banyak pekerja terpaksa memperpanjang jam kerja demi memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ia menekankan bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama agar angka overwork di Gorontalo dapat ditekan dan kesejahteraan pekerja tetap terjamin.
“Ini jadi pekerjaan kita bersama ke depan. Berbagai pemangku kepentingan harus duduk bersama untuk membahas hal ini,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....