Bappeda Pohuwato Paparkan RKPD 2027
- 06 Feb 2026 17:06 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO — Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pohuwato, Rustam Melleng, memaparkan materi Rancangan Kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Pohuwato Tahun 2027 dalam Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Pemaparan tersebut disampaikan di hadapan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat, usai pembukaan kegiatan oleh Bupati Pohuwato yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mahyudin Ahmad. Kegiatan berlangsung di Ruang Tarsius Bappeda Kabupaten Pohuwato.
Rustam Melleng mengawali pemaparannya dengan menyampaikan capaian kinerja pembangunan indikator makro daerah. Untuk pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Pohuwato menunjukkan tren positif, dari 2,20 persen pada tahun 2021 meningkat menjadi 7,16 persen pada triwulan III tahun 2025. Capaian tersebut melampaui target RPJMD sebesar 4,5 persen.
Sementara itu, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 18,08 persen pada tahun 2021 menjadi 15,24 persen pada tahun 2025, atau turun sebesar 1,87 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan target RPJMD sebesar 17,0 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan, dari 67,93 pada tahun 2021 menjadi 70,59 pada tahun 2025, melampaui target RPJMD sebesar 70,5.
Untuk tingkat pengangguran terbuka, tercatat mengalami kenaikan dari 2,45 persen pada tahun 2021 menjadi 2,83 persen pada tahun 2025, namun masih berada di bawah target RPJMD sebesar 3,0 persen.
Sedangkan Gini Ratio menunjukkan perbaikan, menurun dari 0,413 pada tahun 2021 menjadi 0,392, lebih baik dari target RPJMD sebesar 0,400. Adapun realisasi investasi mengalami lonjakan signifikan, dari Rp494,28 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp4,15 triliun pada tahun 2025.
Lebih lanjut, Rustam Melleng menjelaskan visi pembangunan Kabupaten Pohuwato, yakni Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif atau disingkat Pohuwato SIAAP, yang menjadi arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....