Pengurus UPZ KUA Se-Kabupaten Gorontalo Resmi Dilantik

  • 05 Feb 2026 19:32 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, melantik dan mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kabupaten Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Kamis 5 Februari 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan Gerakan Pendataan Potensi dan Pengumpulan Zakat (GP3Z).

Acara pengukuhan UPZ KUA tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan terkait. Diantaranya Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gorontalo. Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gorontalo beserta jajaran dan undangan lainnya juga tampak mengikuti kegiatan tersebut.

Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan UPZ KUA di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis dari komitmen bersama pemerintah daerah, Kemenag serta Baznas Kabupaten Gorontalo. Keberadaan UPZ KUA akan membantu mengoptimalkan pengelolaan zakat secara terstruktur. Ia juga menilai langkah ini penting agar penyaluran zakat dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Ia menambahkan, melalui program GP3Z, pemerintah daerah bersama BAZNAS berupaya memetakan potensi zakat secara komprehensif. Pendataan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran riil potensi zakat di Kabupaten Gorontalo. Dengan demikian, zakat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Zakat memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Karena itu, UPZ yang telah dilantik harus bekerja profesional, amanah, dan bersinergi dengan BAZNAS serta pemerintah daerah,” tegas Sofyan Puhi.

Bupati mengungkapkan, potensi zakat di Kabupaten Gorontalo diperkirakan mencapai sekitar Rp50 miliar per tahun. Namun, hingga saat ini zakat yang berhasil dihimpun baru berkisar Rp3 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya potensi yang belum tergarap dan membutuhkan kerja kolaboratif lintas sektor.

“Saya akan menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk berperan aktif mendukung UPZ KUA dalam pendataan serta optimalisasi pengumpulan zakat di wilayah masing-masing,” tandasnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....