Jika Terjadi Gempa, Ini Edukasi BPBD Provinsi Gorontalo

  • 04 Feb 2026 20:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - BPBD Provinsi Gorontalo terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi kebencanaan, khususnya menghadapi potensi gempa bumi. Edukasi ini difokuskan pada langkah-langkah penyelamatan diri di lingkungan keluarga, mengingat pertolongan pertama saat bencana justru paling cepat datang dari orang-orang terdekat di rumah.

Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, menekankan pentingnya setiap anggota keluarga memahami peran masing-masing ketika gempa terjadi, agar risiko korban dapat diminimalkan.

“Dalam situasi darurat, pertolongan pertama itu ada di keluarga terdekat. Kalau satu rumah tahu apa yang harus dilakukan, peluang selamat jauh lebih besar,” ucap Rusli W. Nusi, Rabu 4 Februari 2026.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk mengenali titik-titik aman di dalam rumah sebagai bagian dari evakuasi mandiri yang efektif, serta memahami posisi berlindung yang tepat saat guncangan terjadi.

Rusli menjelaskan, saat gempa dirasakan, masyarakat diminta tidak panik dan segera menjatuhkan badan, melindungi kepala dan leher, serta bertahan di tempat aman. Jika tersedia meja yang kuat, berlindunglah di bawahnya, atau tutupi kepala dengan bantal, tas, atau tangan.

“Jangan langsung lari ke luar rumah saat gempa masih berlangsung. Jauhi lemari, kaca, dan benda yang berpotensi jatuh, serta matikan kompor jika memungkinkan dan aman,” kata Rusli.

Ia menambahkan, setelah gempa berhenti barulah evakuasi dilakukan secara tertib menuju titik kumpul keluarga, tetap waspada terhadap gempa susulan, dan saling memastikan seluruh anggota keluarga dalam keadaan aman.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....