Material Longsor Olele Dibersihkan, Lalu Lintas Kembali Normal
- 27 Jan 2026 17:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Proses pembersihan material longsor di ruas jalan trans Sulawesi, Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Selasa 27 Januari 2026 sore, kondisi cuaca terpantau cerah dan lalu lintas kendaraan sudah kembali aman serta lancar. Pembersihan difokuskan pada timbunan tanah dan batu yang menutup badan jalan akibat longsor sebelumnya.
“Material longsor sudah kami bersihkan secara bertahap agar akses transportasi masyarakat tidak terganggu,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo.
| Baca juga: Bupati Pohuwato Temui Pihak PETS di Buntulia |
Ia menjelaskan, kejadian longsor di wilayah tersebut bukan peristiwa tunggal, melainkan sudah terjadi sekitar tujuh kali sejak bulan juli 2025 lalu. Kondisi topografi perbukitan dan curah hujan tinggi menjadi faktor utama terjadinya pergerakan tanah di kawasan tersebut.
“Lokasi ini memang rawan longsor, sehingga kami terus melakukan pemantauan,” kata Achril.
Saat ini, jalur trans Sulawesi di Desa Olele telah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat tanpa hambatan berarti. Petugas tetap disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
“Kami tetap siaga karena potensi pergerakan tanah masih ada,” tambahnya.
BPBD Bone Bolango juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama saat hujan turun. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan memperhatikan rambu peringatan di sekitar lokasi rawan longsor.
Selain pembersihan material, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk penanganan jangka panjang, termasuk upaya mitigasi dan perkuatan lereng di titik-titik rawan. Pemerintah daerah juga mempertimbangkan pemasangan penahan tebing dan sistem drainase tambahan.
Masyarakat sekitar diharapkan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan di lereng atau badan jalan. Informasi cepat dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan dan kerusakan yang lebih besar.
Dengan kondisi cuaca yang mulai membaik, BPBD optimistis aktivitas transportasi dan mobilitas masyarakat di jalur strategis tersebut dapat kembali berjalan normal, sembari tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Bone Bolango.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....