Musim Penghujan, Warga Bone Bolango Diminta Waspada DBD
- 06 Feb 2025 07:36 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo: Musim penghujan yang sedang berlangsung di Gorontalo khususnya di Bone Bolango meningkatkan potensi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bone Bolango, Iwan Usman, mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap penyakit tersebut. DBD biasanya meningkat seiring dengan curah hujan yang tinggi, karena genangan air menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Dinkes Bone Bolango telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran DBD di wilayahnya. Selain mengintensifkan kegiatan fogging atau pengasapan, pihaknya juga mengedukasi masyarakat agar rutin membersihkan lingkungan sekitar rumah, terutama tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti bak mandi, tampungan air, dan barang bekas.
"Langkah-langkah pencegahan ini sangat penting untuk mengurangi jumlah kasus DBD. Kami mendorong warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan prinsip 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang bisa menampung air," jelas Iwan Usman, pada gelaran siaran RRI Gorontalo Pagi ini, Selasa (4/2/2025).
Selain itu, Dinkes Bone Bolango juga gencar melakukan sosialisasi mengenai bahaya DBD dan cara penanganannya.
"Kami bekerja sama dengan pemerintah desa dan Puskesmas untuk mengadakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat, agar mereka lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," tambahnya.
DBD dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia, sehingga seluruh lapisan masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan. Bahkan, jika ada tanda-tanda demam berdarah, segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Pihak Dinkes berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan upaya pencegahan yang lebih masif, jumlah kasus DBD di Bone Bolango dapat ditekan. Iwan mengingatkan, meskipun cuaca hujan menjadi faktor utama penyebaran, kewaspadaan tetap harus dijaga sepanjang tahun untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....