Pemkot Gorontalo Gelar Du’a Loulipu dan Molohuta Pitara, Awali Tradisi Tumbilotohe

  • 19 Mar 2026 00:26 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar prosesi Du’a Loulipu yang dirangkaikan dengan Molohuta Pitara pada Senin 16 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah dinas Wakil Wali Kota Gorontalo dan dihadiri Wakil Wali Kota Indra Gobel, Sekretaris Daerah Ismail Madjid, serta seluruh jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Prosesi doa adat tersebut menjadi bagian dari rangkaian tradisi masyarakat Gorontalo menjelang malam Tumbilotohe pada bulan suci Ramadan.

Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus memohon keberkahan di penghujung Ramadan.

Setelah prosesi tersebut, agenda dilanjutkan ba’da Salat Maghrib dengan penyulutan lampu Tumbilotohe oleh Wakil Wali Kota Indra Gobel di rumah dinas Wali Kota Gorontalo.

Penyalaan lampu botol itu menandai dimulainya tradisi Tumbilotohe yang digelar masyarakat pada malam ke-27 Ramadan.

Usai pemasangan lampu, Wakil Wali Kota Indra Gobel menjelaskan bahwa Tumbilotohe merupakan tradisi religius yang telah lama menjadi identitas masyarakat Gorontalo.

“Tradisi tersebut tidak hanya memperindah suasana malam Ramadan, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam,” ujarnya.

Menurutnya, Tumbilotohe menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyambut malam-malam terakhir bulan suci Ramadan dengan penuh kekhusyukan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Ia juga menilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut mencerminkan kearifan lokal masyarakat Gorontalo yang memadukan nilai-nilai budaya dan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kota Gorontalo, lanjutnya, terus mendukung pelaksanaan Tumbilotohe sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.

Selain sebagai tradisi keagamaan, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai tradisi Tumbilotohe memiliki potensi untuk terus dikembangkan, tidak hanya sebagai kegiatan religius, tetapi juga sebagai daya tarik budaya yang dapat mendorong sektor pariwisata daerah.

Wakil Wali Kota Indra Gobel berharap tradisi Tumbilotohe dapat terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda agar tetap menjadi bagian dari warisan budaya religius masyarakat Gorontalo di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....