Kakankemenag Kabgor: Tradisi Tumbilotohe Sarat Nilai Spiritual
- 17 Mar 2026 23:16 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo H. Iswad Abdullah Pakaja menegaskan tradisi Tumbilotohe memiliki makna spiritual yang kuat sebagai pengingat peningkatan ibadah di akhir Ramadan. Hal tersebut disampaikannya saat pemasangan perdana lampu botol Tumbilotohe secara simbolik di halaman Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin 16 Maret 2026.
Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian tradisi Tumbilotohe yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Gorontalo dalam menyambut malam-malam terakhir bulan suci Ramadan. Pemasangan lampu botol turut dilakukan bersama Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, serta unsur Forkopimda lainnya.
Menurut Iswad, cahaya lampu botol yang dinyalakan tidak hanya menjadi simbol penerangan, tetapi juga sebagai pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat keimanan.
“Tradisi Tumbilotohe merupakan bagian dari warisan budaya religius masyarakat Gorontalo yang sarat nilai spiritual. Cahaya lampu yang dinyalakan melambangkan harapan dan semangat umat Islam dalam menyambut malam-malam penuh berkah di akhir Ramadan,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat terus menjaga dan melestarikan tradisi Tumbilotohe sebagai bagian dari identitas budaya dan syiar Islam di daerah.
"Tradisi ini menjadi momen yang dinantikan setiap tahun, dengan ribuan lampu botol menghiasi rumah, masjid, dan jalan desa yang menciptakan suasana religius khas di Gorontalo," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....