"Berbukalah dengan yang Manis" ternyata Bukan Hadis!

  • 02 Mar 2026 12:53 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Sobat RRI, siapa nih yang setiap Ramadan selalu pakai kalimat "berbukalah dengan yang manis" sebagai caption atau pengingat ke teman? Pasti banyak yang mengira kalau kalimat ini adalah potongan hadis atau Sunnah Nabi. Tapi tahu nggak sih, ternyata selama puluhan tahun kita semua "terkena" efek marketing yang super jenius!

Faktanya, kalimat ikonik ini sebenarnya adalah tagline iklan Teh Botol Sosro yang meledak di tahun 2005. Saking masifnya iklan itu diputar setiap menjelang Maghrib, otak kita otomatis menganggapnya sebagai anjuran agama. Di balik mahakarya ini, ada sosok marketing maestro seperti Handoko Hendroyono dan Aldo Varez yang berhasil mengubah strategi jualan menjadi sebuah budaya baru di Indonesia.

Secara sejarah dan dalil, Syamsul Bakri yang merupakan Guru Besar Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Mas Said Surakarta juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun hadis yang secara spesifik menganjurkan berbuka dengan hidangan manis. Sunnah yang sebenarnya adalah berbuka dengan rutab (kurma basah), atau jika tidak ada, bisa diganti dengan tamr (kurma kering) maupun seteguk air putih.

Lucunya, saking melekatnya jargon ini, anak muda zaman sekarang malah sering menjadikannya bahan jokes receh, mulai dari "berbukalah dengan yang sayang karena yang manis belum tentu sayang." Jadi, nggak salah kok kalau kamu mau buka pakai es buah atau sirup, tapi sekarang kamu sudah tahu kan kalau itu sebenarnya "jebakan" iklan yang sangat sukses?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....