Herbal Alami Penambah Stamina saat Puasa

  • 02 Mar 2026 09:10 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Menjalankan ibadah puasa selama Ramadan membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar aktivitas tetap berjalan optimal. Selain mengatur pola makan saat sahur dan berbuka, mengonsumsi bahan herbal alami dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga stamina. Sejumlah bahan seperti jahe, madu, kurma, hingga teh hijau diketahui memiliki manfaat kesehatan yang telah didukung berbagai penelitian ilmiah.

Jahe misalnya, telah lama dikenal sebagai rempah yang membantu menghangatkan tubuh dan meningkatkan daya tahan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Ethnopharmacology menyebutkan kandungan gingerol pada jahe berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi alami. Selain itu, laman kesehatan resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) juga menyebut jahe dapat membantu meredakan kelelahan ringan dan menjaga kebugaran tubuh.

Madu juga menjadi sumber energi alami yang baik dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization, gula alami dalam madu dapat menjadi alternatif sumber energi cepat yang lebih alami dibandingkan gula rafinasi, selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kandungan antioksidan dalam madu turut membantu menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Sementara itu, kurma menjadi makanan yang identik dengan Ramadan. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kurma mengandung karbohidrat alami, serat, kalium, dan magnesium yang bermanfaat untuk memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Kurma juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil bila dikonsumsi dalam porsi cukup.

Air nabees, yakni air rendaman kurma atau kismis, juga semakin populer sebagai minuman sahur. Kandungan gula alami yang larut dalam air membantu hidrasi sekaligus memberi tambahan energi. Meski demikian, para ahli gizi mengingatkan agar tidak menambahkan gula berlebih agar manfaat alaminya tetap optimal.

Serai yang dikombinasikan dengan lemon hangat dapat membantu menyegarkan tubuh dan mendukung metabolisme. Lemon kaya vitamin C yang berperan dalam menjaga imunitas, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai publikasi kesehatan dari World Health Organization. Sementara serai dikenal memiliki efek relaksasi ringan yang membantu tubuh tetap nyaman selama puasa.

Teh hijau pun tak kalah bermanfaat karena mengandung antioksidan katekin.

Sejumlah studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional menunjukkan konsumsi teh hijau dalam jumlah moderat dapat membantu meningkatkan fokus dan metabolisme. Namun, konsumsi sebaiknya tidak berlebihan, terutama saat sahur, karena kandungan kafeinnya dapat memicu dehidrasi ringan bila tidak diimbangi asupan air putih yang cukup.

Dengan memilih bahan herbal alami secara bijak dan tetap memperhatikan pola makan seimbang, masyarakat dapat menjaga kebugaran selama Ramadan. Tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki kondisi medis tertentu agar manfaat yang diperoleh optimal dan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....