Bazar Ramadan 2026 BI–KDEKS Buka Akses Pasar Baru UMKM Gorontalo
- 28 Feb 2026 18:21 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pelaksanaan Bazar Ramadan 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Gorontalo membuka akses pasar baru bagi pelaku UMKM di daerah. Hal ini disampaikan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat membuka Bazar Ramadan di Gedung Galeri UMKM Olaku, Senin 23 Februari 2026.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bagian dari syiar Ramadan tetapi juga sebagai instrumen nyata dalam memperkuat ekonomi dan keuangan syariah, mendorong konsumsi produk halal lokal dan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM di Provinsi Gorontalo,” kata Gusnar.
Menurutnya, UMKM merupakan pilar utama ekonomi daerah sekaligus bagian dari visi misi kepemimpinannya. Karena itu, ia terus mendorong penerapan sistem manajemen UMKM yang terstruktur dan berjenjang.
Penerapan tersebut dimulai dari level dasar melalui penguatan legalitas usaha, pencatatan keuangan sederhana, literasi digital, serta pembinaan kewirausahaan pemula. Selanjutnya pada level menengah dilakukan peningkatan kualitas produk, pembaruan desain kemasan, fasilitasi akses pembiayaan, serta perluasan pemasaran termasuk melalui marketplace.
Setelah itu, pelaku usaha diarahkan ke level lanjutan dengan mendorong digitalisasi bisnis, integrasi dalam rantai pasokan industri, sertifikasi mutu dan halal, hingga orientasi ekspor.
“Secara berjenjang, pelaku usaha ini kita bantu permodalan mereka dan dimonitor. Dari situ kita pilah mana yang bisa kita naikkan kelasnya dan kita tambahkan modalnya lalu kita amati terus, hingga pada suatu saat bisa menggunakan lembaga-lembaga keuangan,” urai Gusnar.
Memasuki bulan Juni mendatang, Gusnar juga berharap para pelaku UMKM segera bersiap mengembangkan usahanya. Hal ini seiring dengan penunjukan Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-17 yang diproyeksikan dihadiri sekitar 33 ribu peserta dan akan dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.
“Mari kita gunakan event nasional ini untuk pengembangan ekonomi kecil dan menengah di Gorontalo sekaligus ekonomi kreatif. Saya harapkan UMKM bisa terlibat. Sekarang panitianya sudah membuka pintu, segera hubungi untuk mendaftar dan kita berdiskusi agar mereka bisa berjualan,” ujarnya.
Sebagai Ketua KDEKS Gorontalo, Gusnar juga menyampaikan rencana kajian kebijakan afirmatif untuk meringankan beban pelaku usaha. Jika sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kemampuan fiskal daerah, Pemerintah Provinsi akan mendorong keringanan bahkan pembebasan retribusi daerah bagi UMKM.
Bazar Ramadan 2026 turut dirangkaikan dengan penyerahan dokumen business matching kepada sejumlah perwakilan UMKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....