Ngabuburit Seru Bikin Ramadan Asyik

  • 22 Feb 2026 13:15 WIB
  •  Gorontalo

Selama bulan Ramadan, waktu menjelang berbuka puasa kerap terasa berjalan lebih lambat. Rasa lapar dan haus yang semakin terasa setelah berjam-jam menahan diri, ditambah energi yang mulai menurun, membuat sore hari menjadi momen yang cukup menantang bagi sebagian orang.

Dikutip dari Casa Indonesia, di Indonesia masyarakat mengenal tradisi ngabuburit, yakni kegiatan mengisi waktu menjelang azan Magrib dengan berbagai aktivitas ringan dan menyenangkan. Tradisi ini bukan sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi bagian dari warna khas Ramadan yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Apa Itu Ngabuburit?

Istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda, ngalantung ngadagoan burit, yang berarti bersantai sambil menunggu waktu sore. Dalam konteks Ramadan, ngabuburit merujuk pada berbagai aktivitas yang dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini bisa dilakukan di luar maupun di dalam rumah, selama tetap ringan dan tidak menguras energi. Tujuannya sederhana, yakni membuat waktu menunggu berbuka terasa lebih cepat sekaligus lebih bermakna.

7 Ide Ngabuburit yang Menyenangkan dan Bermanfaat

1. Berburu Takjil

Berburu takjil di pasar Ramadan menjadi aktivitas paling populer. Aneka jajanan khas seperti kolak, es buah, gorengan, hingga kurma tersaji menggoda. Selain mengisi waktu, suasana pasar Ramadan yang ramai juga menghadirkan semangat kebersamaan yang khas.

2. Membaca Al-Qur’an atau Buku

Bagi yang memilih ngabuburit di rumah, membaca Al-Qur’an bisa menjadi pilihan tepat karena menenangkan hati sekaligus menambah pahala. Membaca buku, baik novel, artikel, maupun buku agama, juga membuat waktu terasa lebih produktif.

3. Menonton Film atau Serial

Menonton film atau serial favorit dapat menjadi hiburan ringan menjelang berbuka. Pilih tontonan yang santai dan inspiratif agar suasana hati tetap positif.

4. Memasak Menu Berbuka

Menyiapkan hidangan berbuka bersama keluarga menjadi momen penuh kehangatan. Selain menyalurkan kreativitas lewat resep baru, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan.

5. Menulis Jurnal

Menulis jurnal selama Ramadan bisa menjadi sarana refleksi diri. Mencatat pengalaman berpuasa, rasa syukur, dan target ibadah membantu menenangkan pikiran serta mendukung perkembangan diri.

6. Mendengarkan Kultum

Ceramah singkat atau kultum, baik secara langsung maupun daring, dapat menambah ilmu agama. Materinya beragam, mulai dari tafsir Al-Qur’an, hadits, hingga motivasi menjalani puasa dengan lebih khusyuk.

7. Melakukan Kegiatan Kreatif

Menggambar, melukis, membuat kerajinan tangan, atau mendekorasi rumah dapat menjadi alternatif ngabuburit yang menyenangkan. Selain mengasah kreativitas, kegiatan ini membantu mengurangi rasa bosan dan membuat waktu terasa lebih cepat.

Ngabuburit sejatinya bukan hanya soal menunggu azan Magrib, tetapi tentang bagaimana mengisi waktu dengan hal-hal positif dan bermakna. Dengan memilih aktivitas yang tepat, Ramadan tidak hanya terasa lebih ringan, tetapi juga lebih berkesan dan penuh nilai kebaikan.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....