Buah Terbaik untuk Buka Puasa Sehat

  • 21 Feb 2026 10:18 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Memilih menu berbuka puasa yang tepat sangat penting untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Selain makanan utama, konsumsi buah-buahan segar menjadi pilihan yang dianjurkan karena kaya vitamin, mineral, serta serat yang membantu tubuh pulih secara bertahap dan tetap sehat selama Ramadan.

Buah pertama yang dianjurkan adalah kurma. Mengutip publikasi kesehatan dari World Health Organization (WHO), asupan makanan manis alami dalam jumlah wajar dapat membantu memulihkan energi dengan cepat. Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh, serta kaya serat dan kalium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit setelah berpuasa.

Selain kurma, semangka juga menjadi pilihan tepat saat berbuka. Berdasarkan data dari United States Department of Agriculture (USDA), semangka mengandung lebih dari 90 persen air sehingga efektif membantu rehidrasi tubuh. Kandungan antioksidan seperti likopen di dalamnya juga berperan dalam menjaga kesehatan sel dan mengurangi risiko peradangan.

Pepaya tak kalah bermanfaat untuk menu iftar. Menurut penjelasan kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, buah pepaya mengandung enzim papain yang membantu melancarkan pencernaan. Konsumsi pepaya saat berbuka dapat membantu sistem cerna bekerja lebih optimal setelah seharian kosong.

Pisang juga direkomendasikan sebagai sumber energi alami. Data gizi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebutkan pisang kaya kalium yang penting untuk fungsi otot dan menjaga tekanan darah. Kandungan karbohidrat alaminya mampu memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa membebani lambung.

Sementara itu, melon dikenal memiliki kadar air tinggi dan rasa manis alami yang menyegarkan. Buah ini relatif rendah asam sehingga nyaman dikonsumsi saat perut masih kosong. Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam melon turut membantu menjaga daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Apel pun dapat menjadi pilihan tambahan dalam menu berbuka. Berdasarkan informasi dari Mayo Clinic, apel kaya serat larut seperti pektin yang membantu mengontrol kadar gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih stabil. Namun, konsumsinya tetap dianjurkan dalam porsi secukupnya agar tidak berlebihan.

Para ahli gizi menyarankan agar buah dikonsumsi dalam bentuk segar tanpa tambahan gula berlebih. Pola berbuka yang ideal adalah memulai dengan air putih dan buah, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama bergizi seimbang. Dengan cara ini, tubuh dapat beradaptasi secara perlahan sehingga terhindar dari gangguan pencernaan maupun lonjakan gula darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....