Simak Persiapan Ramadan Masyarakat Gorontalo
- 28 Jan 2026 15:25 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat Gorontalo mulai mematangkan berbagai persiapan, baik secara spiritual, sosial, maupun kebutuhan sehari-hari. Tradisi menyambut bulan puasa ini menjadi momen penting untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Dari sisi spiritual, warga mulai meningkatkan aktivitas keagamaan seperti mengikuti pengajian, memperbanyak ibadah sunnah, serta saling memaafkan antar sesama. Nilai adat Gorontalo yang berlandaskan prinsip adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah turut mewarnai suasana menjelang Ramadan dengan semangat saling menghormati dan menjaga keharmonisan.
Persiapan kebutuhan rumah tangga juga mulai dilakukan. Masyarakat terlihat mulai mengatur stok bahan pokok serta merencanakan menu sahur dan berbuka puasa. Hidangan khas daerah seperti binthe biluhuta, ikan kuah asam, dan berbagai olahan pisang kerap menjadi pilihan favorit untuk berbuka puasa bersama keluarga.
Selain itu, perhatian terhadap kesehatan juga menjadi bagian dari persiapan Ramadan. Warga mulai menyesuaikan pola makan dan waktu istirahat agar tubuh siap menjalani ibadah puasa. Bagi lansia dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu, konsultasi medis turut dilakukan untuk memastikan puasa dapat dijalani dengan aman.
Dari sisi sosial, semangat gotong royong semakin terasa. Kerja bakti membersihkan lingkungan dan masjid mulai digelar di sejumlah wilayah. Pengurus masjid juga menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga buka puasa bersama.
Persiapan ekonomi turut menjadi perhatian masyarakat. Warga mulai mengatur anggaran belanja, menyisihkan dana zakat dan sedekah, serta mempersiapkan usaha musiman Ramadan. Pasar Ramadan yang biasanya muncul di berbagai sudut kota juga mulai dinantikan sebagai pusat aktivitas ekonomi dan kuliner selama bulan puasa.
Melalui berbagai persiapan tersebut, masyarakat Gorontalo berharap Ramadan dapat dijalani dengan khusyuk, sehat, dan penuh kebersamaan. Bulan suci ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....