Piala Dunia : Performa Pemain Bintang Menurun, Kiper Justru Tampil Gemilang

  • 07 Jul 2026 10:09 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Memasuki penghujung babak 16 besar Piala Dunia 2026, belum ada satu pun pemain yang benar-benar tampil dominan sebagai bintang utama turnamen. Di tengah persaingan yang semakin ketat, perhatian publik sepak bola dunia justru tertuju kepada para penjaga gawang.

Sepanjang laga sejak babak penyisihan sejumlah Kiper menunjukkan performa luar biasa dalam mengawal mistar gawang tim masing-masing, bahkan penyelamatan krusial maupun aksi gemilang di babak adu penalti.

Pengamat olahraga Prof. Hariadi Said menilai fenomena tersebut menjadi warna tersendiri pada Piala Dunia edisi kali ini. Menurutnya, hingga fase gugur 16 besar belum terlihat sosok pemain yang benar-benar mendominasi perhatian seperti yang terjadi pada beberapa edisi sebelumnya.

"Kalau kita melihat jalannya Piala Dunia sampai menjelang berakhirnya babak 16 besar, belum ada satu pemain yang benar-benar mencuri perhatian secara konsisten. Yang justru tampil luar biasa adalah para penjaga gawang dari berbagai negara. Misalnya Patrick Beach, Vozinha, Eloy Room, dan Alireza Beiranvand, bahkan Kiper utama Tanjung Verde Vozinha yang mampu membuat Argentina hampir kehabisan akal. Mereka menjadi faktor penentu keberhasilan tim bertahan maupun melangkah ke babak berikutnya," ujar Prof. Hariadi Said, Selasa 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, ketatnya persaingan membuat setiap tim memiliki kualitas yang relatif seimbang. Akibatnya, pertandingan lebih banyak ditentukan oleh detail kecil, termasuk kemampuan seorang penjaga gawang melakukan penyelamatan pada momen-momen krusial.

"Seorang kiper sekarang bukan hanya bertugas menghalau bola, tetapi juga menjadi pemimpin lini belakang, membangun serangan dari bawah, bahkan menjaga mental tim ketika berada di bawah tekanan. Peran mereka semakin lengkap dalam sepak bola modern," jelasnya.

Hariadi mengungkapkan penampilan sejumlah penjaga gawang tersebut menunjukkan bahwa kualitas penjaga gawang di Piala Dunia 2026 mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan turnamen sebelumnya.

"Sudah saatnya harga jual penjaga gawang setara dengan striker. Karena pada fase gugur ketangguhan penjaga gawang samadengan ketajaman striker, katanya.

Ia menambahkan, apabila tren tersebut terus berlanjut hingga babak perempat final dan semifinal, bukan tidak mungkin penghargaan pemain terbaik turnamen akan diwarnai persaingan dari posisi penjaga gawang, sesuatu yang relatif jarang terjadi dalam sejarah Piala Dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....