Desire Doue Masuk Daftar Elite Pencetak Gol Termuda Prancis di Piala Dunia

  • 27 Jun 2026 12:27 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Boston — Kemenangan telak Prancis 4-1 atas Norwegia di laga pamungkas Grup I tidak hanya menegaskan dominasi Les Bleus di Piala Dunia 2026. Laga yang digelar di Gillette Stadium tersebut juga menjadi momen bersejarah bagi gelandang muda masa depan Prancis, Désiré Doué, yang sukses mencatatkan namanya dalam buku rekor turnamen akbar antarnegara tersebut.

Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, pemain berbakat milik Paris Saint-Germain yang baru menginjak usia 21 tahun ini berhasil mencetak gol penutup Prancis pada masa injury time (90+4'). Gol tersebut lahir melalui skema serangan apik, di mana Doué yang berdiri bebas di dalam kotak penalti sukses meneruskan umpan silang akurat menjadi gol.

Menariknya, gol ini terasa sangat spesial bagi sang pemain. Tim kepelatihan Prancis mengonfirmasi bahwa gol penentu kemenangan tersebut merupakan gol sundulan pertama yang dicetak Doué sepanjang karier profesionalnya, baik di level klub maupun tim nasional.

Dengan gol ini, Désiré Doué resmi masuk ke dalam daftar elite pencetak gol termuda Prancis di panggung Piala Dunia, mengikuti jejak para legenda dan seniornya seperti Kylian Mbappé dan David Trezeguet yang juga mencetak gol debut di usia belia.

Asisten pelatih Prancis, Guy Stéphan, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian sang pemain muda setelah pertandingan usai. Menurutnya, Doué menunjukkan kematangan bermain yang luar biasa meskipun memulainya dari bangku cadangan.

"Kami semua sangat bangga dengan Désiré. Mencetak gol perdana di ajang sebesar Piala Dunia, dan melakukannya lewat sundulan yang merupakan hal baru dalam catatan kariernya, membuktikan bahwa ia adalah pemain yang adaptif dan penuh talenta. Kehadirannya memberikan dimensi baru dalam kedalaman skuat kami," ujar Guy Stéphan dalam sesi konferensi pers.

Gol debut dari Doué ini sekaligus mengunci posisi Prancis sebagai juara Grup I. Hasil ini menjadi modal kepercayaan diri yang sangat berharga bagi skuat asuhan Didier Deschamps, terutama dalam mengintegrasikan kombinasi pemain bintang berpengalaman dan deretan daun muda berbakat saat memasuki fase gugur babak 32 besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....