Debutan Cabo Verde Tahan Spanyol, Ukir Kejutan di Piala Dunia

  • 16 Jun 2026 00:28 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Tim debutan Cabo Verde menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Spanyol tanpa gol pada laga pembuka Grup H di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).

Menghadapi salah satu favorit juara yang diperkuat sederet pemain bintang, Cabo Verde tampil tanpa rasa gentar. Negara kepulauan dengan populasi sekitar 500 ribu jiwa itu berhasil meredam dominasi La Roja dan mengamankan satu poin bersejarah dalam penampilan perdananya di panggung sepak bola terbesar dunia.

Sejak menit awal, Spanyol tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, disiplin organisasi permainan yang diperagakan Cabo Verde membuat pasukan Luis de la Fuente kesulitan menciptakan peluang bersih.

Peluang terbaik Spanyol pada babak pertama hadir melalui Ferran Torres. Memanfaatkan umpan Marc Cucurella, Torres melepaskan tembakan yang hanya membentur mistar gawang. Bola pantul kemudian disambut Mikel Oyarzabal, tetapi sundulannya berhasil dimentahkan kiper Cabo Verde, Vozinha.

Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil sebagai pahlawan timnya. Menjelang turun minum, Vozinha kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis sundulan Aymeric Laporte yang mengarah ke gawang.

Meski lebih banyak bertahan, Cabo Verde sesekali mampu melancarkan serangan balik yang memberikan ancaman dan membuat lini belakang Spanyol tetap waspada.

Pada babak kedua, Spanyol kembali mencoba meningkatkan intensitas serangan. Fabian Ruiz sempat mengancam lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung tipis di atas mistar.

Melihat timnya kesulitan membongkar pertahanan lawan, Luis de la Fuente memasukkan wonderkid Spanyol, Lamine Yamal, pada menit ke-71. Kehadiran pemain muda tersebut membuat serangan La Roja lebih hidup dan kreatif.

Namun, pertahanan Cabo Verde tetap tampil solid. Para pemain Blue Sharks mampu membatasi ruang gerak Yamal dan memaksa Spanyol kesulitan menciptakan peluang emas.

Kesempatan terakhir Spanyol kembali datang melalui Oyarzabal di penghujung laga. Sayangnya, penyelesaian akhir sang penyerang masih melenceng dari sasaran.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 tetap bertahan. Hasil tersebut disambut bak kemenangan oleh para pemain Cabo Verde yang sukses mencatatkan salah satu hasil paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola negara mereka.

Satu poin melawan Spanyol menjadi bukti bahwa Cabo Verde bukan sekadar peserta pelengkap di Piala Dunia 2026. Sebaliknya, hasil ini menjadi peringatan bagi tim-tim besar bahwa kejutan bisa datang dari mana saja di turnamen paling bergengsi tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....