Andranik Eskandarian, Legenda Iran yang Menorehkan Sejarah di Piala Dunia dan Amer

  • 01 Jun 2026 02:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo, - Nama Andranik Eskandarian mungkin tidak setenar bintang sepak bola modern Iran saat ini. Namun bagi sejarah sepak bola Iran, sosok bek tangguh ini merupakan salah satu pionir yang membawa Team Melli dikenal dunia.

Menurut laporan resmi FIFA, Andranik Eskandarian merupakan bagian penting dari generasi emas Iran yang tampil pada Piala Dunia 1978 di Argentina. Turnamen tersebut menjadi penampilan perdana Iran di ajang Piala Dunia FIFA dan membuka jalan bagi perjalanan panjang sepak bola negara itu di panggung internasional.

Eskandarian lahir di Teheran pada 31 Desember 1951 dari keluarga keturunan Armenia. Ia dikenal sebagai bek tengah yang kuat dan disiplin saat membela klub besar Iran, Taj SC, yang kini dikenal sebagai Esteghlal FC. Bersama klub tersebut, ia berhasil meraih gelar liga Iran dan Piala Hazfi sebelum akhirnya menarik perhatian dunia internasional.

Salah satu momen paling dikenang dalam kariernya terjadi pada Piala Dunia 1978 ketika Iran menghadapi Skotlandia. Dalam pertandingan tersebut, Eskandarian mencatatkan gol bunuh diri yang membuat Skotlandia unggul lebih dulu. Namun Iran mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Iraj Danayfar. Hasil itu tetap dianggap sebagai salah satu pencapaian bersejarah Iran di turnamen tersebut.

Meski insiden itu sering dikenang publik sepak bola dunia, FIFA menilai kontribusi Eskandarian jauh lebih besar daripada satu kesalahan dalam pertandingan. Ia merupakan bagian dari generasi yang membawa Iran menjuarai Piala Asia 1976 dan mencapai perempat final Olimpiade Montreal pada tahun yang sama.

Mengutip dari laman FIFA, setelah Piala Dunia 1978, Eskandarian melanjutkan kariernya di Amerika Serikat bersama klub legendaris New York Cosmos. Di sana ia bermain bersama sejumlah bintang dunia dan ikut membantu perkembangan sepak bola profesional di Amerika Utara. Bersama Cosmos, ia meraih beberapa gelar North American Soccer League (NASL).

FIFA dalam profil sejarah Iran menyebut bahwa perjalanan para pemain generasi 1978, termasuk Eskandarian, menjadi fondasi bagi perkembangan Team Melli hingga mampu tampil tujuh kali di Piala Dunia. Kini Iran bersiap menjalani Piala Dunia FIFA 2026 dengan harapan mencetak sejarah baru, yakni lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Meski telah pensiun puluhan tahun lalu, nama Andranik Eskandarian tetap dikenang sebagai salah satu pelopor sepak bola Iran di panggung dunia. Perjalanannya dari Teheran menuju Piala Dunia hingga kompetisi profesional Amerika menjadi bagian penting dari sejarah olahraga Iran yang masih dikenang hingga sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....