Rumor Dicoret Berakhir, FIFA Pastikan Iran Tetap Berlaga di Piala Dunia 2026

  • 01 Jun 2026 08:48 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Spekulasi mengenai kemungkinan Iran tidak tampil di Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya dijawab secara resmi. FIFA memastikan bahwa tim nasional Iran tetap menjadi peserta turnamen dan akan bermain sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Keputusan tersebut muncul setelah berbulan-bulan muncul berbagai rumor terkait ketegangan politik antara Iran dan Amerika Serikat yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Bahkan sempat muncul pernyataan dari Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, yang mengisyaratkan kemungkinan negaranya tidak ikut serta dalam turnamen tersebut.

Namun FIFA memilih mempertahankan status Iran sebagai peserta resmi karena negara tersebut lolos melalui jalur kualifikasi Asia. Iran memastikan tiket Piala Dunia setelah bermain imbang 2-2 melawan Uzbekistan pada Maret 2025. Hasil itu mengantar Iran tampil untuk ketujuh kalinya di putaran final Piala Dunia.

Menurut laporan Reuters, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, memberikan kepastian terkait keikutsertaan Iran dalam turnamen tersebut. Dalam pernyataannya kepada media, ia mengatakan:

“Iran will play in the World Cup.”

Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuan antara delegasi FIFA dan Federasi Sepak Bola Iran di Istanbul, Turki, guna membahas berbagai kendala menjelang turnamen.

FIFA juga telah mengambil langkah teknis dengan memindahkan pusat latihan Iran dari Arizona, Amerika Serikat, ke Tijuana, Meksiko. Keputusan tersebut dilakukan untuk mengurangi persoalan visa dan keamanan yang muncul akibat situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyebut perpindahan lokasi itu telah disetujui setelah serangkaian diskusi bersama FIFA dan panitia Piala Dunia. Meski demikian, pertandingan Iran tetap akan berlangsung di Amerika Serikat sesuai jadwal resmi FIFA.

Berdasarkan pembagian grup yang telah diumumkan, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Mereka dijadwalkan menjalani laga perdana melawan Selandia Baru pada 15 Juni 2026.

Laporan dari Reuters, FIFA, dan sejumlah media internasional lainnya hingga akhir Mei 2026 menunjukkan tidak ada keputusan pencoretan terhadap Iran. Sebaliknya, FIFA terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan partisipasi Iran berjalan sesuai regulasi turnamen.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....