Bappeda Gorontalo Fokus Penanganan Kemiskinan Secara Terpadu

  • 23 Jan 2026 15:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Penanganan kemiskinan di Provinsi Gorontalo tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri. Hal tersebut disampaikan oleh Alki Naway, Fungsional Perencana Ahli Muda di Bappeda Gorontalo, dalam upaya untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan mewujudkan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Menurut Alki, penanganan kemiskinan harus melibatkan semua pihak, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor. Dalam upaya ini, Bappeda Gorontalo berperan penting sebagai fasilitator untuk menyelaraskan program-program kegiatan yang dijalankan oleh masing-masing sektor.

“Kalau yang kita pahami, penanganan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial, secara sendiri-sendiri, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama. Sehingga seluruh OPD lintas sektor bisa memastikan ketersediaan sub kegiatan dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)-nya, kemudian dilakukan pembahasan yang dilakukan secara intens dan terstruktur,” ujar Alki Naway, Pada dialog Interaktif, Selasa 20 Januari 2026.

“Kami di Bappeda melakukan fasilitasi terhadap penajaman-penajaman program kegiatan karena melihat juga dengan keterbatasan alokasi pendanaan tahun ini. Sehingga kami harus menyepakati beberapa hal yang menjadi bagian yang harus diprioritaskan sesuai visi dan misi Pemerintah Provinsi,” jelasnya

Pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui kebijakan-kebijakan yang dijalankan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, menargetkan untuk mengeluarkan Gorontalo dari daftar lima daerah termiskin di tingkat nasional.

"Pak Gubernur dan Wakil Gubernur melalui kebijakan-kebijakan akselerasi ingin Gorontalo keluar dari lima daerah termiskin di tingkat nasional. Dalam mengawal visi dan misi tersebut, kami terus memastikan bahwa program kegiatan yang kami jalankan sesuai dengan rencana yang sudah disusun. Di sini, kami memastikan alokasi pendanaan ada dan bisa meng-cover sasaran yang ingin kita intervensi,” tegas Alki.

Dalam menghadapi keterbatasan anggaran, Alki menyatakan bahwa pendekatan kolaboratif antar OPD dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk mencapainya. Oleh karena itu, Bappeda bersama pihak terkait akan terus memprioritaskan program-program yang dapat memberikan dampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di Gorontalo.

Melalui pendekatan ini, diharapkan semua program yang dijalankan akan lebih terfokus dan efektif dalam mencapai target pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo. (RA)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....