IMI Gorontalo Atasi Balapan Liar, Terapkan Sanksi Bagi Pelanggar

  • 25 Apr 2025 15:29 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo: Ikatan Motor Indonesia (IMI) Gorontalo terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menanggulangi persoalan balapan liar yang meresahkan masyarakat. Melalui berbagai event resmi dan pembinaan kepada para pembalap muda, IMI Gorontalo menghadirkan wadah positif sekaligus legal bagi para pecinta otomotif menyalurkan bakat dan adrenalinnya secara aman dan terarah.

Ketua Harian IMI Gorontalo, Lennon Kaniyo, mengungkapkan pihaknya telah secara konsisten menggelar berbagai event otomotif resmi, baik di tingkat lokal maupun regional. Event ini menjadi sarana bagi pembalap dan komunitas otomotif mengekspresikan diri tanpa melanggar hukum atau membahayakan pengguna jalan lain.

“Kami hadir untuk memberi solusi, bukan hanya menghukum. Dengan adanya ajang resmi, para pembalap tidak perlu lagi turun ke jalan,” ujar Lennon.

Namun demikian, IMI Gorontalo juga tak segan memberikan sanksi tegas bagi anggotanya yang terbukti terlibat dalam aksi balap liar. Salah satu kebijakan baru yang diterapkan adalah pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Izin Start (KIS) bagi pelanggar.

“Jika terbukti melakukan balapan liar, baik itu anggota maupun pembalap berlisensi, berdasarkan arahan Ketua Umum IMI Gorontalo, KTA dan KIS akan langsung kami tarik,” tegas Ketua Harian IMI Gorontalo, Lennon Kaniyo pada dialog interaktif RRI, Jumat (25/4/2025).

Penerapan sanksi ini bukan sekadar ancaman. Lennon menyebutkan sudah ada oknum pembalap yang dikenai sanksi. Selain pencabutan KTA dan KIS, pelanggar juga dijatuhi larangan mengikuti event resmi selama satu tahun penuh.

IMI Gorontalo berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menanggulangi aksi balap liar. Lennon juga mengajak komunitas dan pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam membina generasi muda yang mencintai dunia otomotif namun tetap menjunjung tinggi aturan dan keselamatan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....