Sugondo Dorong Event Pencak Silat Jadi Sarana Pelestarian Budaya dan Wisata

  • 12 Jun 2026 13:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur mendorong pelaksanaan event pencak silat tidak hanya dijadikan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah. Gagasan tersebut disampaikannya saat menerima jajaran pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Gorontalo, Rabu 10 Juni 2026, bertempat di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda organisasi, termasuk rencana kegiatan dan event pencak silat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Dalam kesempatan itu, Sugondo mengajak IPSI menghadirkan konsep baru dalam setiap kegiatan agar mampu mengangkat nilai sejarah, budaya, dan identitas Gorontalo.

Menurut Sugondo, pencak silat memiliki nilai yang lebih luas dibanding sekadar olahraga kompetitif. Di dalamnya terdapat filosofi, nilai perjuangan, dan warisan budaya yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

“Pencak silat tidak hanya soal pertandingan. Di dalamnya ada nilai perjuangan, filosofi, dan budaya yang harus terus dijaga serta diperkenalkan kepada masyarakat,” ujar Sugondo.

Ia menilai penggunaan nama tokoh-tokoh lokal dalam penyelenggaraan event pencak silat dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan sejarah daerah. Salah satu tokoh yang disebut adalah POPA, yang dikenal dalam sejarah Gorontalo sebagai raja sekaligus pendekar.

Selain itu, Sugondo juga melihat potensi besar pencak silat untuk dikembangkan sebagai bagian dari atraksi wisata budaya melalui kolaborasi dengan seni dan tradisi lokal, seperti Longgo dan budaya khas Gorontalo lainnya.

“Kalau negara lain mampu menjadikan seni bela diri sebagai bagian dari daya tarik wisata, maka pencak silat juga memiliki potensi yang sama. Ini bisa menjadi media untuk memperkenalkan budaya Gorontalo kepada masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....