Fasilitas Latihan Kurash Terbatas, Harap Dukungan Jelang PON Beladiri 2026

  • 13 Apr 2026 10:44 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi kendala bagi pengembangan cabang olahraga kurash di Provinsi Gorontalo. Hingga saat ini, para atlet masih menjalani latihan dengan fasilitas yang belum memenuhi standar, bahkan untuk uji tanding masih menggunakan perlengkapan dan tempat pinjaman.

Pelatih Kurash Gorontalo, Poni Pakaya, mengungkapkan kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kesiapan atlet dalam menghadapi ajang kompetisi tingkat nasional. Ia menilai, dukungan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas latihan dan performa atlet.

Poni berharap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan sarana dan prasarana latihan kurash. Menurutnya, hingga saat ini atlet masih harus beradaptasi dengan keterbatasan yang ada, termasuk penggunaan fasilitas yang belum sesuai standar untuk uji tanding.

“Harapannya, dengan adanya perhatian dari KONI, fasilitas latihan bisa lebih memadai sehingga atlet dapat berlatih secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas latihan sangat penting untuk mendukung pencapaian target pada ajang PON Beladiri 2026. Dengan kondisi yang lebih ideal, para atlet diyakini mampu menunjukkan performa terbaik dan membawa prestasi bagi daerah.

Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi dorongan bagi perkembangan olahraga kurash di Gorontalo, sekaligus memperkuat kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....