Dampak Erupsi Krakatau Meluas: Penerbangan Rute Gorontalo-Jakarta Dibatalkan
- 07 Sep 2026 10:48 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Dampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kini merembet hingga ke penerbangan daerah. Pengumuman resmi dari BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo per Senin (7/9/2026) mengonfirmasi pembatalan seluruh penerbangan pulang-pergi (PP) rute Gorontalo – Jakarta.
Informasi resmi dari peetugas Bandara Djalaludin Gorontalo Dody Mano pada acara Halo RRI, Senin 7 September 2026 melaporkan beberapa jadwal penerbangan yang dipastikan batal beroperasi antara lain:
- Batik Air (ID 6242): Jakarta (CGK) – Gorontalo (GTO) — BATAL
- Batik Air (ID 6243): Gorontalo (GTO) – Jakarta (CGK) — BATAL
- Garuda Indonesia (GA 644): Jakarta (CGK) – Gorontalo (GTO) — BATAL
- Garuda Indonesia (GA 645): Gorontalo (GTO) – Jakarta (CGK) — BATAL
Pihak bandara mengimbau para calon penumpang untuk langsung menghubungi maskapai terkait guna penanganan refund atau reschedule.
Sementara itu di tingkat nasional, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan standar pemeriksaan ketat guna memastikan keselamatan ruang udara. Selain memperpanjang penutupan delapan bandara hingga Senin (7/9/2026) pukul 09.00 WIB, Kemenhub memperketat prosedur teknis pengawasan di lapangan melalui paper test setiap 30 menit sekali di seluruh wilayah bandara terdampak.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemulihan operasional penerbangan tidak hanya bergantung pada dibukanya kembali ruang udara, tetapi juga kelayakan teknis pada armada pesawat. Seluruh maskapai diwajibkan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada bagian mesin sebelum pesawat diizinkan terbang kembali.
"Biasanya semua airlines sudah menyiapkan. Kalau harus menginap, mereka akan tutup mesinnya. Nanti kalau bandara sudah buka, mereka wajib melakukan pemeriksaan dulu untuk memastikan tidak ada debu vulkanik di dalam mesin," ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (6/9/2026) malam.

Langkah mitigasi operasional dan penutupan sementara ini diterapkan pada delapan bandara, yaitu:
- Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) — Sesuai NOTAM A3368/26 NOTAMR A3355/26 beroperasi terbatas/tutup s.d. 08.59 WIB
- Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
- Bandara Radin Inten II (Lampung)
- Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
- Bandara Budiarto (Curug, Tangerang)
- Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan)
- Bandara Taufik Kiemas (Pesisir Barat, Lampung)
- Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam, Sumatra Selatan)
Evaluasi penutupan ruang udara terus disesuaikan dengan data riil dinamika arah angin dari BMKG untuk memastikan operasional baru berjalan setelah kondisi dipastikan aman secara mutlak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....