Penilaian Karya Wirausaha PENAS XVII Dorong Inovasi Berkelanjutan

  • 26 Jun 2026 00:51 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Penilaian Karya Wirausaha PENAS XVII Tahun 2026 berlangsung pada 21–22 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya usaha yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti 10 peserta terpilih dari berbagai provinsi di Indonesia yang mempresentasikan usaha unggulan mereka di hadapan tim penilai.

Penilaian bertujuan mengukur kemampuan peserta dalam mengembangkan dan mempresentasikan usaha, sekaligus menilai kontribusinya terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti kreativitas dan inovasi, keberlanjutan usaha, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan pengelolaan limbah menuju konsep zero waste.

Dalam sesi presentasi, para peserta memaparkan profil usaha, proses produksi, strategi pemasaran, hingga dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan lingkungan. Berbagai jenis usaha yang ditampilkan mencerminkan besarnya potensi sektor agribisnis dan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal. Usaha tersebut meliputi budidaya bawang merah, hilirisasi kelapa melalui pemanfaatan daun kelapa, produksi gula semut, produk berbasis ekonomi sirkular, hingga agroforestri kopi.

Selain mempresentasikan usahanya, para peserta juga menunjukkan kemampuan dalam menjawab pertanyaan dan masukan dari tim penilai. Sejumlah usaha bahkan telah mencatatkan capaian membanggakan. Budidaya bawang merah dan hilirisasi daun kelapa, misalnya, berhasil menembus pasar ekspor, yang menunjukkan tingginya daya saing produk lokal di pasar internasional.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa usaha berbasis potensi lokal mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan, pemanfaatan sumber daya secara optimal, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan Penilaian Karya Wirausaha PENAS XVII, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang mampu menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal, memperkuat daya saing produk Indonesia, serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....