Kapolda Gorontalo Imbau Aksi Unjuk Rasa Tidak Ganggu Pelaksanaan PENAS
- 18 Jun 2026 00:13 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Polda Gorontalo menyiapkan pengamanan khusus untuk mengantisasi rencana aksi unjuk rasa selama pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo.
Kapolda Gorontalo, Widodo, mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah pemberitahuan aksi penyampaian pendapat dari beberapa kelompok masyarakat. Meski demikian, ia mengimbau agar pelaksanaan aksi tidak dilakukan di sekitar lokasi kegiatan PENAS.
"Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun kami berharap aksi tersebut tidak dilaksanakan di lingkungan kegiatan PENAS agar tidak mengganggu jalannya acara dan kenyamanan peserta," kata Kapolda usai meninjau kesiapan lokasi PENAS di Limboto, Rabu 17 Juni 2026.
Menurutnya, PENAS merupakan agenda nasional yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga suasana yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Untuk mendukung pengamanan, Polda Gorontalo telah menyiapkan sedikitnya 786 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk lokasi kegiatan, hotel, penginapan, hingga kawasan pemondokan peserta.
Kapolda menjelaskan jumlah personel masih berpotensi bertambah menyesuaikan perkembangan agenda dan jumlah tamu penting yang akan hadir. Pengamanan juga dilakukan dengan sistem ring satu, ring dua, dan ring tiga melalui koordinasi bersama TNI dan unsur terkait lainnya.
"Kami tidak melarang aksi unjuk rasa. Tugas kami adalah mengamankan agar kegiatan penyampaian pendapat berjalan tertib dan tidak mengganggu agenda nasional yang sedang berlangsung," ujarnya.
PENAS XVII dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo dan akan dihadiri petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....