Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dimasak dengan Wajan Anti Lengket
- 17 Sep 2026 13:21 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- Wajan anti lengket tidak cocok untuk masakan yang membutuhkan suhu sangat tinggi.
- Steak, saus asam lama, dan tumisan panas lebih baik menggunakan wajan stainless steel atau iron pan.
- Menggunakan wajan sesuai jenis masakan dapat menjaga kualitas makanan dan umur peralatan.
RRI.CO.ID, Gorontalo - Wajan anti lengket memang membuat aktivitas memasak lebih mudah dan praktis. Namun, beberapa jenis makanan justru lebih baik dimasak menggunakan wajan lain agar hasilnya maksimal dan lapisan wajan tetap terjaga.
Wajan anti lengket sering digunakan untuk memasak telur, pancake, ikan, atau makanan yang mudah menempel. Permukaannya membuat makanan lebih mudah dibalik dan membutuhkan lebih sedikit minyak.
Menurut German Federal Institute for Risk Assessment (BfR) lapisan anti lengket berbahan PTFE (Polytetrafluoroethylene) dapat mengalami perubahan jika terkena suhu sangat tinggi. BfR juga mengingatkan agar peralatan masak dengan lapisan PTFE tidak dipanaskan dalam kondisi kosong karena dapat meningkatkan risiko kerusakan lapisan.
Karena itu, masalah utama bukan hanya jenis makanannya, tetapi juga cara memasaknya. Makanan yang membutuhkan api besar, proses membuat warna kecokelatan, atau dimasak dalam waktu lama lebih cocok menggunakan wajan berbahan lain.
Daging dengan Api Besar
Steak, daging babi, dan dada ayam dengan bagian luar berwarna cokelat keemasan membutuhkan suhu tinggi agar menghasilkan tekstur dan rasa yang lebih kuat.
Wajan anti lengket kurang cocok untuk teknik memasak seperti memanggang dengan api besar. Panas yang terlalu tinggi dapat melebihi kemampuan wajan dan berisiko merusak lapisan permukaannya.
Pengujian Good Housekeeping menunjukkan beberapa wajan anti lengket ringan dapat mencapai suhu sangat tinggi dalam waktu singkat saat digunakan dengan api besar. Untuk memasak daging dengan panas maksimal, wajan besi cor atau stainless steel lebih sesuai.
Wajan stainless steel dan besi cor juga memiliki kelebihan lain. Kedua jenis wajan tersebut dapat menghasilkan sisa masakan kecokelatan yang menempel di dasar wajan dan memberikan rasa lebih gurih pada hidangan.
Makanan yang Matang harus Kecokelatan
Bawang bombay karamel dan buah seperti nanas membutuhkan proses pemanasan agar gula alami di dalamnya berubah menjadi rasa yang lebih manis dan warna kecokelatan.
Proses tersebut lebih mudah dilakukan menggunakan wajan yang mampu mempertahankan panas dengan baik. Wajan stainless steel dan Iron Pan dapat membantu menghasilkan warna makanan yang lebih kuat.
Food Network menyebut wajan stainless steel menjadi pilihan baik untuk membuat bawang bombay karamel karena mampu menghasilkan warna kecokelatan yang lebih merata.
Nanas sebenarnya masih bisa dimasak dengan wajan anti lengket menggunakan api sedang. Namun, jika ingin mendapatkan bagian luar yang lebih kecokelatan, wajan stainless steel atau besi cor lebih cocok digunakan.
| Baca juga: Wajan Teflon Rusak Lepas Mikroplastik |
Saus Tomat dan Masakan Asam
Masakan seperti saus tomat, hidangan dengan cuka, atau makanan yang menggunakan bahan asam biasanya membutuhkan waktu memasak cukup lama.
Untuk masakan seperti ini, wajan anti lengket bukan pilihan terbaik. Bahan asam yang dimasak dalam waktu lama lebih cocok menggunakan wajan stainless steel atau panci tebal seperti Dutch oven.
EatingWell menyebut para koki cenderung menghindari penggunaan wajan anti lengket untuk masakan asam yang dimasak lama karena peralatan berbahan logam lebih sesuai untuk proses tersebut.
Meski begitu, memasak atau menghangatkan saus tomat sebentar dengan wajan anti lengket tidak menjadi masalah besar. Yang perlu diperhatikan adalah durasi memasak dan tingkat panas yang digunakan.
Tumisan dengan Api Tinggi
Masakan tumis dengan api besar membutuhkan permukaan wajan yang mampu menahan panas tinggi. Teknik ini membantu sayuran tetap renyah dan menghasilkan warna kecokelatan.
Wajan anti lengket masih dapat digunakan untuk tumisan sederhana dengan suhu sedang. Namun, untuk tumisan dengan panas tinggi seperti teknik memasak restoran, wajan stainless steel atau baja karbon lebih sesuai.
CNET (Consumer News and Business Channel) menyebut memasak dengan suhu tinggi dan gerakan mengaduk terus-menerus bukan pilihan ideal untuk sebagian wajan anti lengket tradisional.
Gunakan Wajan Sesuai Kebutuhan
Bukan berarti wajan anti lengket harus dihindari. Peralatan ini tetap sangat berguna untuk memasak makanan sehari-hari seperti telur, pancake, ikan, dan makanan yang membutuhkan panas sedang.
Sementara itu, wajan berbahan seperti besi, stainless steel, atau baja karbon lebih cocok untuk makanan yang membutuhkan suhu tinggi dan proses pencokelatan.
Memilih wajan sesuai jenis masakan bukan hanya membantu menghasilkan makanan yang lebih lezat. Cara tersebut juga dapat membuat peralatan masak lebih awet dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....