Abon Pepaya Muda Lauk Hemat Renyah Solusi Praktis

  • 16 Agt 2026 17:21 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo - Tren olahan pangan kreatif berbasis bahan lokal kembali melahirkan inovasi menarik. Pepaya muda, yang selama ini umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan dasar sayur lodeh atau tumisan pedas, kini berhasil disulap menjadi olahan renyah tahan lama bernama Abon Pepaya Muda (atau sering disebut keripik pepaya krispi). Olahan unik ini hadir sebagai jawaban bagi masyarakat yang membutuhkan lauk instan, ekonomis, namun tetap menggugah selera.

Memiliki tekstur renyah menyerupai abon daging dengan perpaduan gurih rempah kencur dan ketumbar, olahan ini diprediksi menjadi penyelamat utama bagi para mahasiswa indekos, pekerja dengan mobilitas tinggi, hingga ibu rumah tangga yang ingin menekan anggaran belanja bulanan. Dipadukan dengan nasi hangat dan cocolan sambal terasi, hidangan sederhana ini terbukti ampuh menjadi lauk darurat saat lapar melanda di tengah malam atau ketika stok lauk di lemari es menipis.

Rahasia Tekstur Renyah dan Tahan Lama

Dilansir dari Cookpad.com kunci utama kenikmatan abon pepaya ini terletak pada perendaman menggunakan air kapur sirih serta kombinasi tepung beras dan kanji. Air kapur sirih berfungsi memperkuat struktur serat pepaya agar tidak lembek saat digoreng, sementara campuran tepung memberikan sensasi renyah yang tahan lama jika disimpan di wadah kedap udara.

Kategori BahanRincian KomposisiBahan Utama2 buah pepaya muda (diserut kasar), 1 sdm garam, 3 sdm kapur sirih (dilarutkan dalam 1 liter air, diambil air beningnya).Bumbu Halus10 siung bawang putih, 10 siung bawang merah, 1 sdt ketumbar, 1 ruas kencur, 1/2 sdt garam, 1 sdt Royco, 1 sdt micin (opsional).Pelapis Tepung13 sdm tepung beras, 13 sdm tepung kanji, 3 sdm tepung bumbu serbaguna (Sajiku), 1 sdt Royco, 1 sdt garam halus.

Panduan Langkah Pembuatan Lapis demi Lapis

Proses pembuatan abon pepaya ini relatif mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus, hanya membutuhkan sedikit kesabaran saat proses penggorengan agar matang merata.

  • Pembersihan awal: Serut kasar pepaya muda yang telah dikupas. Cuci bersih serutan pepaya menggunakan air mengalir sebanyak 3 kali untuk menghilangkan getah alami pepaya.
  • Perendaman kapur sirih: Endapkan larutan kapur sirih, lalu tuang air beningnya ke dalam wadah pepaya. Rendam serutan pepaya beberapa saat agar teksturnya menjadi lebih kokoh.
  • Pencucian ulang & Pembumbuan: Cuci kembali pepaya yang telah direndam sebanyak 2 hingga 3 kali air biasa. Peras serutan pepaya sampai kadar airnya benar-benar berkurang, lalu tiriskan. Campurkan bumbu halus ke dalam pepaya peras, aduk hingga rata, dan diamkan selama 15 menit agar bumbu meresap sempurna.
  • Proses Penepungan Instan: Campurkan seluruh bahan tepung ke dalam wadah kedap udara atau toples besar, lalu kocok hingga merata. Ambil segenggam pepaya berbumbu, masukkan ke dalam toples tepung, lalu guncang-guncang toples hingga seluruh permukaan pepaya terbalur adonan tepung secara merata.
  • Penggorengan secara bertahap: Panaskan minyak dalam jumlah cukup. Setelah minyak benar-benar panas, kecilkan api ke tingkat sedang-kecil. Masukkan pepaya bertepung dan goreng dengan sabar hingga berwarna kuning keemasan.

Setelah matang, tiriskan minyak hingga dingin sempurna sebelum dipindahkan ke dalam toples atau tempat kedap udara. Dengan penyimpanan yang benar, abon pepaya muda ini dapat bertahan renyah hingga berminggu-minggu, menjadikannya opsi stok lauk terbaik untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari yang praktis dan hemat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....