Bola-Bola Ubi Ungu yang Renyah

  • 29 Jun 2026 19:05 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo - Bola-bola ubi ungu menjadi salah satu camilan kekinian yang semakin populer di berbagai kalangan. Jajanan ini banyak diminati karena memiliki cita rasa yang manis, tekstur yang renyah di bagian luar, serta lembut di bagian dalam. Selain tampilannya yang menarik dengan warna ungu alami, camilan ini juga cocok dinikmati oleh anak-anak hingga orang dewasa. Tak heran jika bola-bola ubi sering dijadikan sajian saat berkumpul bersama keluarga, teman, atau sebagai teman bersantai di sore hari sambil menikmati secangkir teh maupun kopi.

Selain rasanya yang lezat, ubi ungu juga dikenal sebagai salah satu bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi cukup baik. Ubi ungu mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan alami berupa antosianin yang memberikan warna ungu khas pada umbinya. Kandungan tersebut membuat ubi ungu menjadi pilihan bahan makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih beragam. Mengolah ubi menjadi bola-bola renyah menjadi salah satu cara kreatif agar masyarakat semakin tertarik mengonsumsi bahan pangan lokal.

Dilansir dari Popmama.com, membuat bola-bola ubi ungu ternyata sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun sederhana dan mudah ditemukan di pasar maupun supermarket. Untuk membuatnya, siapkan 500 gram ubi ungu, 80 gram tepung tapioka, 30 gram tepung beras, 4 sendok makan gula pasir, setengah sendok teh garam, setengah sendok teh baking powder, serta minyak goreng secukupnya untuk proses menggoreng.

Langkah pertama adalah mengupas kulit ubi ungu hingga bersih, kemudian mencucinya dengan air mengalir. Setelah itu, ubi direbus atau dikukus hingga benar-benar matang dan teksturnya menjadi empuk. Proses mengukus sering dipilih karena dinilai dapat membantu menjaga tekstur ubi agar tidak terlalu banyak menyerap air, sehingga adonan nantinya lebih mudah dibentuk.

Setelah ubi matang, haluskan menggunakan garpu atau alat penumbuk hingga benar-benar lembut dan tidak ada bagian yang menggumpal. Ubi yang sudah halus kemudian dicampurkan dengan tepung tapioka, tepung beras, gula pasir, garam, dan baking powder. Semua bahan diaduk hingga tercampur rata, lalu diuleni perlahan sampai menjadi adonan yang lembut, kalis, dan mudah dibentuk. Jika adonan masih terasa lengket, dapat ditambahkan sedikit tepung tapioka agar teksturnya lebih pas.

Berikutnya, ambil sedikit adonan lalu bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil dengan ukuran yang seragam. Ukuran yang sama akan membantu bola-bola ubi matang secara merata saat digoreng. Pastikan tangan dalam keadaan bersih atau sedikit diolesi minyak agar adonan tidak mudah menempel saat proses pembentukan.

Panaskan minyak dalam jumlah yang cukup hingga bola-bola ubi dapat terendam saat digoreng. Gunakan api sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam belum matang. Masukkan bola-bola ubi secara perlahan dan jangan terlalu sering diaduk pada awal penggorengan. Saat mulai matang, bola-bola ubi akan mengembang dan mengapung di permukaan minyak.

Terus goreng hingga seluruh permukaan berubah menjadi kuning keemasan atau kecokelatan. Warna tersebut menjadi tanda bahwa bagian luar telah renyah dan matang sempurna. Setelah itu, angkat dan tiriskan agar sisa minyak berkurang sebelum disajikan.

Bola-bola ubi ungu paling nikmat disantap dalam keadaan hangat. Sensasi kulit luarnya yang renyah berpadu dengan bagian dalam yang lembut memberikan pengalaman rasa yang disukai banyak orang. Untuk menambah variasi, camilan ini juga dapat disajikan bersama taburan gula halus, keju parut, cokelat leleh, atau susu kental manis sesuai selera.

Tak hanya cocok sebagai camilan keluarga, bola-bola ubi ungu juga memiliki peluang sebagai ide usaha rumahan. Modal pembuatannya relatif terjangkau, bahan bakunya mudah diperoleh, dan proses produksinya tidak terlalu rumit. Dengan kemasan yang menarik serta inovasi rasa dan topping, jajanan ini berpotensi menarik minat konsumen dari berbagai kalangan.

Di tengah tren makanan kekinian, mengolah ubi ungu menjadi bola-bola renyah menjadi bukti bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi sajian yang modern, lezat, dan memiliki nilai ekonomi. Selain menikmati cita rasanya, masyarakat juga ikut mendukung pemanfaatan hasil pertanian lokal melalui kreasi kuliner yang sederhana namun menggugah selera.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....