Metode Baru Bikin Kentang Goreng Rendah Lemak
- 03 Mei 2026 15:15 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- Metode baru menggabungkan microwave dan penggorengan biasa dalam memasak kentang goreng.
- Teknik ini dapat mengurangi minyak pada kentang goreng.
- Inovasi ini menjaga kerenyahan tanpa banyak lemak.
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kentang goreng memang susah ditolak, apalagi saat masih panas dan renyah. Kini, ilmuwan menemukan cara agar camilan favorit ini menyerap lebih sedikit minyak.
Peneliti dari Universitas Illinois Urbana-Champaign menguji metode penggorengan baru. Mereka menggabungkan penggorengan biasa dengan pemanasan microwave.
Mengutip College of ACES, University of Illinois Urbana-Champaign, riset ini dipublikasikan pada Rabu, 4 Maret 2026. Peneliti menyebut metode gabungan itu dapat mengurangi waktu memasak dan penyerapan minyak.
Dalam penggorengan biasa, air di dalam kentang menguap karena panas. Setelah itu, ruang kecil terbentuk dan dapat membuat minyak masuk.
“Kandungan minyak yang tinggi menambah cita rasa,” kata Pawan Singh Takhar. “Namun, itu juga mengandung banyak energi dan kalori,” ujarnya.
Takhar merupakan profesor teknik pangan di Universitas Illinois Urbana-Champaign. Ia memimpin riset untuk menurunkan kadar lemak pada makanan gorengan.
“Tim riset saya mempelajari penggorengan dengan tujuan mendapatkan kandungan lemak lebih rendah,” kata Takhar. Ia menilai rasa dan tekstur tetap harus dijaga.
Microwave bekerja berbeda dari oven atau penggorengan biasa. Gelombang mikro dapat menembus bahan dan memanaskan makanan dari bagian dalam.
“Microwave memanaskan dari dalam ke luar,” jelas Takhar. Ia menyebut tekanan lebih tinggi membantu mengurangi penetrasi minyak.
Hasil pengujian menunjukkan metode ini dapat menurunkan penyerapan minyak. Proses memasak juga berlangsung lebih cepat dibandingkan teknik penggorengan biasa.
Meski begitu, microwave saja belum cukup untuk menghasilkan kentang goreng ideal. Makanan justru bisa menjadi lembek bila hanya memakai microwave.
“Untuk mendapatkan tekstur dan rasa renyah, Anda membutuhkan pemanasan konvensional,” kata Takhar. Karena itu, peneliti mengusulkan penggabungan dua metode dalam satu unit.
Menurut Takhar, pemanasan biasa membantu menjaga kerenyahan kentang goreng. Sementara itu, microwave membantu menekan jumlah minyak yang terserap.
Metode ini berpeluang diterapkan pada penggorengan industri yang sudah ada. Inovasi tersebut membuka peluang hadirnya gorengan rendah lemak tanpa kehilangan rasa.
berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....