Es Podeng vs Es Doger, Apa Bedanya?

  • 26 Apr 2026 12:33 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Goorontalo - Indonesia memiliki beragam kuliner tradisional yang menggugah selera, termasuk aneka minuman segar berbahan dasar es. Dillansir dari Popmama di antara sekian banyak pilihan, es podeng dan es doger menjadi dua sajian legendaris yang hingga kini masih digemari berbagai kalangan. Keduanya sama-sama manis, segar, dan kaya isian, sehingga tak sedikit orang yang kerap menganggap es podeng dan es doger sebagai minuman yang sama.

Padahal, jika diperhatikan lebih detail, kedua minuman tradisional ini memiliki sejumlah perbedaan yang cukup mencolok. Mulai dari isiannya, asal-usul nama, topping, hingga jenis es yang digunakan, semuanya memiliki ciri khas tersendiri.

Perbedaan Isian

Perbedaan pertama yang paling mudah dikenali adalah isiannya. Es doger biasanya disajikan dengan beragam pelengkap seperti pacar cina, tape singkong, alpukat, serta ketan hitam. Kombinasi bahan tersebut menciptakan perpaduan rasa manis, legit, dan sedikit asam yang sangat nikmat.

Sementara itu, es podeng memiliki isian yang hampir serupa, namun tanpa tambahan alpukat. Sebagai gantinya, es podeng biasanya dilengkapi dengan potongan roti tawar yang diletakkan di bagian dasar mangkuk atau gelas. Kehadiran roti ini memberikan tekstur lembut sekaligus membuat sajian terasa lebih mengenyangkan.

Meski berbeda dalam isian, keduanya sama-sama menggunakan susu kental manis dan sirup merah sebagai pelengkap utama yang menambah cita rasa manis.

Asal Nama yang Unik

Tak hanya berbeda dari segi penyajian, nama kedua minuman ini juga memiliki sejarah menarik.

Es doger dipercaya berasal dari bahasa Sunda, yaitu kata "dog-dog" yang berarti mencampur atau mengaduk. Ada pula pendapat lain yang menyebut bahwa doger merupakan singkatan dari "dorong gerobak", karena dahulu minuman ini banyak dijajakan menggunakan gerobak dorong.

Di sisi lain, es podeng berasal dari bahasa Madura yang berarti "berputar" atau "putar". Nama tersebut merujuk pada proses pembuatan es tradisional yang dilakukan dengan cara diputar hingga menghasilkan tekstur lembut.

Perbedaan Topping

Topping menjadi pembeda berikutnya antara es podeng dan es doger.

Es podeng biasanya diberi taburan kacang tanah sangrai yang telah dihancurkan kasar. Tambahan susu kental manis di atasnya semakin memperkaya rasa gurih dan manis dalam setiap suapan.

Sedangkan es doger umumnya tidak menggunakan taburan kacang. Minuman ini lebih menonjolkan siraman sirup merah yang melimpah, dipadukan dengan santan segar yang memberikan cita rasa gurih khas.

Jenis Es yang Digunakan

Meski sama-sama dingin dan menyegarkan, jenis es yang digunakan ternyata berbeda.

Es podeng menggunakan es krim dengan tekstur lembut dan creamy. Sementara es doger memakai es putar, yaitu es tradisional yang dibuat dengan cara diputar secara manual. Tekstur es putar cenderung lebih padat namun tetap lembut saat dinikmati.

Inilah yang membuat sensasi keduanya berbeda saat disantap.

Sama-sama Legendaris

Baik es podeng maupun es doger sama-sama memiliki tempat istimewa di hati pecinta kuliner Nusantara. Keduanya menjadi pilihan tepat untuk dinikmati saat cuaca panas atau sebagai hidangan penutup setelah makan.

Meski sering tertukar, kini Anda sudah mengetahui bahwa es podeng dan es doger memiliki identitas masing-masing. Jadi, tim es podeng atau tim es doger? Apa pun pilihannya, keduanya sama-sama lezat dan layak untuk dicoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....