Makanan Khas Lebaran yang Wajib Ada
- 16 Mar 2026 21:16 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo - Perayaan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan suasana hangat kebersamaan bersama keluarga. Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, masyarakat Muslim merayakan hari kemenangan dengan saling bersilaturahmi, saling memaafkan, serta menikmati berbagai hidangan khas yang menggugah selera. Tidak hanya menjadi tradisi, makanan khas Lebaran juga menjadi bagian penting yang menambah kehangatan suasana saat berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
Di berbagai daerah di Indonesia, masyarakat biasanya menyiapkan beragam hidangan spesial untuk disajikan kepada tamu yang datang berkunjung. Makanan yang disajikan pun sangat beragam, mulai dari hidangan utama yang kaya rempah, camilan kue kering yang manis dan gurih, hingga minuman segar yang cocok dinikmati setelah menyantap makanan bersantan. Dilansir dari mediaindonesia.com, terdapat sejumlah makanan khas Lebaran yang hampir selalu hadir di meja makan saat Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu makanan paling ikonik saat Lebaran adalah ketupat. Ketupat merupakan makanan yang terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda atau janur, kemudian direbus hingga matang. Bentuknya yang khas menjadikan ketupat sebagai simbol perayaan Lebaran di Indonesia. Ketupat biasanya disajikan dengan berbagai lauk pauk, terutama hidangan bersantan seperti opor ayam atau rendang.
| Baca juga: Kebab Homemade yang Bikin Nagih |
Hidangan yang hampir tidak pernah absen saat Lebaran adalah opor ayam. Opor ayam memiliki kuah santan yang gurih dan kaya rempah, seperti kunyit, serai, daun salam, bawang merah, bawang putih, dan berbagai bumbu lainnya. Rasa gurih dan aroma rempahnya membuat opor ayam menjadi pasangan yang sangat cocok untuk dinikmati bersama ketupat atau lontong.
Selain opor ayam, hidangan khas Lebaran lainnya yang sangat populer adalah rendang. Masakan khas Minangkabau ini dikenal sebagai salah satu makanan terenak di dunia. Rendang dibuat dari daging sapi yang dimasak dalam santan dan campuran rempah-rempah seperti cabai, bawang, lengkuas, jahe, dan serai. Proses memasaknya yang cukup lama membuat bumbu meresap sempurna ke dalam daging sehingga menghasilkan cita rasa yang sangat kaya dan lezat.
Ada juga semur daging, hidangan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan kecap manis, bawang merah, bawang putih, pala, dan rempah lainnya. Semur daging memiliki cita rasa manis gurih dengan kuah berwarna cokelat yang kental. Hidangan ini sering menjadi pilihan menu tambahan yang melengkapi sajian Lebaran.
Selanjutnya terdapat gulai ayam, sapi, atau kambing yang juga sering disajikan saat Lebaran. Gulai memiliki kuah santan yang kental dengan bumbu rempah yang kuat seperti kunyit, ketumbar, cabai, dan serai. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuat gulai menjadi salah satu hidangan favorit bagi banyak orang.
Hidangan lain yang tidak kalah populer adalah sambal goreng ati. Makanan ini biasanya terbuat dari hati ayam atau hati sapi yang dimasak bersama kentang dan sambal balado. Perpaduan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis menjadikan sambal goreng ati sangat cocok disajikan bersama ketupat atau lontong.
Selain itu, ada juga lontong sayur yang sering menjadi menu sarapan saat pagi hari Lebaran. Lontong sayur biasanya disajikan dengan kuah santan yang berisi berbagai bahan seperti labu siam, tahu, tempe, dan terkadang ditambahkan telur rebus. Rasanya yang gurih dan lezat membuat hidangan ini sangat digemari.
Tidak lengkap rasanya merayakan Lebaran tanpa kehadiran berbagai kue kering yang disajikan di ruang tamu. Kue kering ini biasanya disusun rapi dalam toples dan disuguhkan untuk para tamu yang datang bersilaturahmi. Salah satu yang paling populer adalah nastar, kue kering berbentuk bulat dengan isian selai nanas yang manis dan lembut.
Selain nastar, ada juga kastengel, kue kering yang memiliki rasa keju gurih dan tekstur renyah. Kastengel biasanya berbentuk persegi panjang kecil dan sering menjadi favorit banyak orang saat Lebaran. Kemudian ada putri salju, kue berbentuk bulan sabit yang ditaburi gula halus sehingga memberikan rasa manis dan tekstur yang lembut di mulut.
Kue kering lainnya yang juga sering hadir di meja tamu adalah kue sagu keju. Kue ini memiliki tekstur renyah namun lembut saat digigit, dengan aroma dan rasa keju yang cukup kuat. Ada pula kue semprit, kue kering berbentuk bunga yang dibuat dari campuran tepung terigu, mentega, dan susu. Biasanya bagian tengah kue semprit dihiasi dengan selai agar tampil lebih menarik.
Setelah menikmati berbagai hidangan bersantan, minuman segar menjadi pelengkap yang sangat dinantikan. Salah satu yang paling populer adalah es buah atau es campur. Minuman ini berisi potongan buah segar seperti melon, pepaya, semangka, dan nata de coco yang disajikan dengan sirup, susu, atau santan serta es batu. Rasanya yang segar sangat cocok untuk menghilangkan dahaga.
Selain itu, ada juga tape ketan, makanan manis yang terbuat dari ketan yang difermentasi. Tape ketan sering disajikan sebagai hidangan penutup atau sebagai pelengkap dalam es campur. Rasanya yang manis dan sedikit asam memberikan sensasi yang berbeda setelah menikmati berbagai makanan berat.
Beragam makanan khas Lebaran tersebut tidak hanya sekadar hidangan yang lezat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kehadirannya di meja makan seolah menjadi pengikat kebahagiaan saat keluarga berkumpul, berbagi cerita, dan merayakan hari kemenangan dengan penuh rasa syukur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....