Kasta Ikan Tinggi Protein Selain Salmon
- 28 Jan 2026 14:04 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo, - Banyak orang mengira salmon paling tinggi protein, ternyata tidak selalu. Daftar ini menunjukkan pilihan ikan harian yang proteinnya bisa lebih unggul.
Menurut materi edukasi yang dibagikan Badan Gizi Nasional, ikan menjadi sumber protein penting bagi keluarga. Daftar tersebut menampilkan persentase protein per 100 gram untuk memudahkan perbandingan.
Informasi itu membantu warga memilih lauk tinggi protein tanpa harus bergantung pada ikan impor. Pilihan lokal seperti kembung dan layang justru muncul pada angka protein tertinggi.
Inilah ikan dengan protein tertinggi menurut Badan Gizi Nasional, dihitung per 100 gram.
- Kembung (22%): Masuk jajaran teratas karena protein paling tinggi pada daftar ini. Cocok diolah pepes atau kuah bening, lalu disuwir agar mudah dimakan anak.
- Layang (22%): Sejajar dengan kembung, sehingga menjadi opsi murah dan padat protein. Panggang atau kukus bisa jadi pilihan agar rasanya kuat tanpa banyak minyak.
- Bandeng (20%): Protein tinggi dan familiar, tetapi perlu perhatian pada duri halus. Olahan presto atau cabut duri lebih dulu membuatnya aman untuk anak dan lansia.
- Kakap (20%): Teksturnya cenderung tebal dan mudah diolah menjadi sup atau fillet. Pilihan ini pas untuk menu keluarga saat ingin rasa lebih “bersih” dan lembut.
- Ekor kuning (20%): Termasuk kelompok protein tinggi yang fleksibel untuk banyak masakan. Bisa dibakar, dikukus, atau dibuat kuah, lalu dipadukan sayur agar seimbang.
- Mujair (19%): Protein tetap tinggi, mudah ditemukan, dan cocok untuk menu harian. Bisa diolah pepes agar aromanya sedap tanpa menambah minyak berlebihan.
- Tawes (19%): Angka proteinnya berkembang sebagai alternatif ekonomis. Olahan pindang atau sup bening membantu rasa tetap segar dan ringan.
- Salmon (19%): Tetap tinggi protein, tetapi tidak berada di puncak daftar ini. Salmon bisa jadi variasi, namun ikan lokal di atasnya juga mampu memenuhi kebutuhan protein.
- Lele (18%): Protein cukup baik, dan teksturnya lembut setelah dimasak matang. Batasi minyak saat menggoreng, lalu pertimbangkan pepes atau kuah untuk lebih ringan.
- Bawal (17%): Masih menyumbang protein, cocok bagi yang suka daging ikan tebal. Pengolahan kukus atau bakar membantu menjaga rasa tanpa lemak tambahan.
- Ikan mas (16%): Tetap memberi protein, terutama bila jadi menu rutin dengan porsi cukup. Pilih masakan berkuah atau pepes agar duri mudah dikontrol dan ikan matang merata.
Daftar ini memakai ukuran per 100 gram, sehingga berguna untuk membandingkan antarjenis ikan. Untuk hasil lebih sehat, pilih metode masak kukus, pepes, atau kuah bening sesuai selera.
Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....