Tentang santan: antara kolesterol dan manfaat kesehatan
- 05 Nov 2025 13:07 WIB
- Gorontalo
KBRN - Gorontalo: Selama bertahun-tahun, santan kerap mendapat cap buruk sebagai penyebab kolesterol tinggi dan penyakit jantung. banyak orang yang akhirnya enggan mengonsumsi makanan bersantan karena takut dengan kandungan lemaknya. namun, benarkah santan sebahaya itu?
Para ahli gizi menjelaskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. santan memang mengandung lemak jenuh, tetapi sebagian besar berupa asam laurat, yaitu jenis lemak sehat yang justru dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (hdl) dalam darah. hal ini membantu menyeimbangkan kadar kolesterol jahat (ldl) bila dikonsumsi dalam porsi wajar.
| Baca juga: Sayur Lodeh Nangka yang Enak |
Faktanya, santan juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti zat besi, magnesium, kalium, serta vitamin c dan e yang bermanfaat bagi daya tahan tubuh dan kesehatan kulit. bahkan, beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi santan dalam jumlah moderat dapat membantu meningkatkan energi dan memperkuat sistem imun.
“yang berbahaya bukan santannya, tapi cara pengolahannya. kalau masakan bersantan digoreng, ditambah santan kental berlebihan, dan dimakan rutin tanpa sayur, itu baru bisa memicu kolesterol,” ungkap seorang ahli gizi dari jakarta.
Jadi, santan bukan musuh kesehatan. asalkan dikonsumsi dengan bijak, santan tetap bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang yang lezat dan bergizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....