Cegah Sariawan Akibat Penggunaan Behel
- 28 Agt 2024 21:58 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Sariawan umumnya adalah sebuah luka yang terjadi di area mulut dan bisa disebabkan oleh banyak hal termasuk penggunaan behel. Sariawan biasanya muncul dalam bentuk luka kecil dan dangkal yang berbentuk bulat atau oval.
Lalu pada area luka akan cenderung berwarna keputihan atau kekuningan, lalu pada bagian tepinya berwarna kemerahan. Tempat munculnya sariawan ini bisa beragam dari di area dinding mulut, gusi, hingga lidah.
Pengguna behel memang rentan mengalami sariawan berulang, yakni karena adanya sisi tajam dari behel yang digunakan. Bukan itu saja, perawatan gigi dan mulut yang kurang optimal selagi mengenakan behel juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi di rongga mulut yang bisa memicu sariawan.
Dikutip dari klikdokter.com rabu (28/8/2024) ada beberapa cara untuk mengatasi atau mencegah agar sariawan tidak muncul setelah pemakaian behel
1. Berkumur dengan Air Garam
Garam merupakan salah satu bumbu dapur yang memiliki kandungan antiseptik. Bahan alami ini sudah sering digunakan sebagai alternatif pengobatan dalam menghilangkan rasa sakit pada gigi ataupun rongga mulut.
Anda dapat melakukannya dengan cara mencampurkan 1 sendok teh garam dengan air hangat. Kemudian kumur dengan larutan ini selama 30 detik. Lakukan cara tersebut 2 hingga 3 kali sehari sampai rasa yang tidak nyaman hilang.
2. Selalu Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Bagi Anda yang menggunakan behel, diperlukan perhatian ekstra dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sikatlah gigi secara teratur 2 kali sehari secara perlahan dengan menggunakan teknik yang tepat.
Ini merupakan cara yang baik untuk meminimalkan luka di rongga mulut dengan mengurangi penumpukan kuman dan bakteri.
3. Gunakan Wax
Untuk mencegah luka sariawan pada rongga mulut akibat gesekan kawat gigi yang baru terpasang, Anda bisa menggunakan wax gigi atau lilin. Lilin ini berfungsi untuk melapisi kawat gigi yang terasa tajam agar tidak melukai rongga mulut.
Jangan lupa untuk memanaskannya terlebih dahulu sebelum menempelkannya pada daerah kawat yang tajam.
4. Diet Makanan Lunak
Hindari makanan-makanan yang bertekstur keras dan terasa pedas atau asam. Hal ini justru dapat memperburuk dan memicu sariawan. Gantilah dengan makanan yang bertekstur lembut dan mudah ditelan.
Cobalah mengonsumsi yoghurt karena makanan ini mengandung probiotik yang dapat membantu mengurangi rasa sakit.
5. Perbanyak Minum Air
Air liur memiliki komponen antibakteri yang dapat mencegah timbulnya luka di dalam mulut. Mengonsumsi air putih secara teratur akan merangsang produksi air liur. Sebab, kondisi mulut kering atau xerostomia dapat memperburuk keadaan. Memperbanyak minum air akan meminimalkan rasa sakit akibat sariawan yang muncul.
6. Konsumsi Obat
Bila rasa sakit yang muncul tak bisa ditahan lagi, mengonsumsi obat penghilang rasa nyeri adalah cara yang bisa Anda lakukan. Obat ini dapat Anda temukan di apotik tanpa perlu resep dokter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....