Garam Himalaya, Tren Kesehatan atau Mitos?

  • 25 Agt 2024 21:36 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Garam Himalaya: Tren Kesehatan atau Mitos?


Garam Himalaya, yang terkenal dengan warna merah jambu khasnya, semakin populer di Indonesia. Banyak yang percaya garam ini lebih sehat dibandingkan garam meja biasa, namun apa kata para ahli?


Garam Himalaya dikenal karena warna pink-nya yang menarik, hasil dari kandungan mineral alami seperti besi oksida. Tren ini mendorong klaim bahwa garam Himalaya menawarkan manfaat kesehatan yang lebih dibandingkan garam meja. Namun, menurut Dr. Andy Weil, pendiri dan direktur University of Arizona Center untuk Integrative Medicine, meskipun garam Himalaya mengandung lebih banyak mineral dibandingkan garam laut, konsumsi garam ini tidak memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.


“Sementara garam Himalaya memang memiliki sejumlah mineral tambahan, efek kesehatan dari garam ini tidak berbeda jauh dari garam meja biasa. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa garam Himalaya memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar dibandingkan garam lainnya,” ujar Dr. Weil.


Pernyataan serupa disampaikan oleh Dr. Tunggul D Sitomorang, SpPD-KGH, FINASIM, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (PERHI). Menurutnya, belum ada penelitian ilmiah yang cukup mendukung klaim tentang manfaat kesehatan garam Himalaya, terutama bagi pengidap diabetes atau mereka yang memiliki masalah kesehatan terkait konsumsi garam.


“Garam Himalaya mungkin memiliki beberapa mineral tambahan, tetapi tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa garam ini lebih baik untuk kesehatan daripada garam biasa. Bagi pasien hipertensi atau diabetes, pengaturan konsumsi garam tetap menjadi kunci utama,” jelas Dr. Sitomorang.


Dengan meningkatnya popularitas garam Himalaya, penting untuk diingat bahwa konsumsi garam berlebihan tetap dapat berisiko bagi kesehatan, terlepas dari jenisnya. Para ahli merekomendasikan agar konsumen tetap memperhatikan asupan garam mereka dan mengutamakan pola makan yang seimbang dan sehat.





Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....