Durian dan Kesehatan: Benarkah Bisa Memicu Maag, Asam Urat, dan Kolesterol?

  • 30 Sep 2026 19:37 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO : Durian menjadi salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya manis, teksturnya lembut, dan aromanya khas. Namun, di masyarakat beredar anggapan bahwa makan durian dapat menyebabkan maag kambuh, meningkatkan asam urat, hingga membuat kolesterol naik. Lalu, apakah semua anggapan tersebut benar? Untuk maag, durian tidak secara otomatis menyebabkan maag pada setiap orang. Namun, makanan dalam jumlah banyak dapat membuat sebagian orang merasa begah, kembung, atau tidak nyaman di lambung. Bagi orang yang memang memiliki keluhan lambung, jumlah dan waktu mengonsumsi durian perlu diperhatikan.

Sementara itu, asam urat berkaitan dengan kadar asam urat dalam darah. Durian bukan makanan yang dikenal sebagai sumber purin tinggi seperti jeroan atau beberapa jenis seafood. Meski begitu, penderita asam urat tetap perlu memperhatikan pola makan secara keseluruhan dan tidak mengonsumsi durian secara berlebihan. Kadar asam urat juga dipengaruhi oleh produksi dan kemampuan tubuh membuang asam urat. Bagaimana dengan kolesterol? Kolesterol makanan dan kadar kolesterol darah tidak sesederhana anggapan bahwa satu jenis buah langsung membuat kolesterol meningkat. Durian tetap mengandung energi dan karbohidrat yang perlu diperhitungkan dalam pola makan. Penelitian mengenai durian sebagai bagian dari pola makan untuk kondisi metabolik masih terbatas, sehingga durian tidak sebaiknya dianggap sebagai makanan yang secara langsung menurunkan atau menaikkan kolesterol.

Karena itu, kuncinya adalah porsi dan pola makan secara keseluruhan. Menikmati durian sesekali dalam jumlah wajar tentu berbeda dengan mengonsumsinya dalam jumlah banyak sekaligus. Apalagi jika durian dikombinasikan dengan makanan atau minuman tinggi gula dan kalori. Tips menikmati durian dengan lebih bijak: Nikmati dalam porsi kecil dan tidak berlebihan. Jika lambung sensitif, hindari makan durian saat perut kosong. Batasi tambahan seperti susu kental manis atau minuman manis. Tetap perbanyak air putih dan konsumsi makanan seimbang. Jika memiliki asam urat atau kolesterol tinggi, perhatikan pola makan secara keseluruhan. Bila setelah makan durian muncul keluhan yang berat atau berulang, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....