Waspada, Ikan Ini Picu Asam Urat
- 20 Sep 2026 11:31 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Ikan dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani yang baik untuk tubuh. Namun, bagi penderita asam urat atau gout, tidak semua jenis ikan dapat dikonsumsi secara bebas. Sejumlah ikan diketahui memiliki kandungan purin relatif tinggi yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.
Purin merupakan senyawa yang secara alami terdapat dalam tubuh dan berbagai jenis makanan. Ketika purin dipecah, tubuh menghasilkan asam urat. Pada penderita gout, kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kristal di persendian dan memicu nyeri serta peradangan.
Beberapa jenis ikan yang perlu diperhatikan antara lain ikan teri, sarden, makarel, tuna, tongkol dan beberapa jenis ikan laut lainnya. Arthritis Foundation mencatat ikan teri dan sarden sebagai makanan dengan kandungan purin tinggi, sedangkan sejumlah ikan dan makanan laut lainnya dianjurkan dikonsumsi secara terbatas oleh penderita gout.
Penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine juga menemukan adanya hubungan antara konsumsi makanan laut dengan risiko gout. Studi terhadap 47.150 pria tersebut menunjukkan kelompok dengan konsumsi seafood lebih tinggi memiliki risiko gout yang lebih besar dibandingkan kelompok dengan konsumsi lebih rendah. Namun, penelitian tersebut bersifat observasional sehingga tidak berarti konsumsi ikan secara langsung menyebabkan gout pada setiap orang.
Meski demikian, penderita asam urat tidak berarti harus menghindari seluruh jenis ikan. Ikan tetap memiliki kandungan protein dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Karena itu, perhatian lebih penting diberikan pada jenis ikan, jumlah porsi dan frekuensi konsumsinya, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat serangan gout.
Cara pengolahan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Penelitian mengenai kandungan purin pada ikan menunjukkan proses perebusan dapat menurunkan kandungan purin karena sebagian senyawa tersebut berpindah ke air rebusan. Meski demikian, metode memasak tidak serta-merta membuat ikan yang tinggi purin menjadi bebas risiko bagi penderita gout.
Selain mengatur konsumsi makanan tinggi purin, pengelolaan gout juga berkaitan dengan pola hidup secara keseluruhan. Membatasi alkohol, minuman tinggi gula atau fruktosa, menjaga berat badan serta memenuhi kebutuhan cairan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kadar asam urat. Pada penderita dengan serangan gout berulang, pengobatan dan pemantauan kadar asam urat tetap perlu dilakukan sesuai anjuran dokter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....