Cara Mengatasi Mata Kering akibat Terlalu Lama Menatap Layar Gadget

  • 17 Sep 2026 13:21 WIB
  •  Gorontalo
Poin Utama
  • Terlalu lama menatap layar gadget dapat membuat mata jarang berkedip dan memicu mata kering.
  • Aturan 20-20-20 membantu mengurangi ketegangan mata akibat penggunaan gadget.
  • Keluhan mata kering yang menetap perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.

RRI.CO.ID, Gorontalo - Terlalu lama menatap layar gadget dapat membuat mata terasa kering, perih, dan cepat lelah. Kebiasaan sederhana seperti memberi jeda, mengatur posisi layar, dan menjaga kelembapan mata dapat membantu mengurangi keluhan tersebut.

Penggunaan komputer, ponsel, atau tablet dalam waktu lama dapat memperburuk gejala mata kering. Kondisi ini terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau cairan mata lebih cepat menguap.

Mata kering dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti rasa terbakar, iritasi, mata berair, hingga pandangan kabur. Dilansir dari Everyday Health, penggunaan perangkat digital atau gadget dapat meningkatkan risiko mata kering karena seseorang cenderung lebih jarang berkedip saat fokus melihat layar.

Beri Jeda dari Layar

Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi mata kering adalah memberikan waktu istirahat dari layar secara berkala. Mata membutuhkan jeda agar kelembapan tetap terjaga.

Dokter spesialis mata Michelle Andreoli dari Northwestern Medicine menjelaskan bahwa seseorang biasanya berkedip sekitar 15 kali dalam satu menit. Namun, saat menggunakan komputer, ponsel, atau televisi, frekuensi berkedip dapat berkurang menjadi sekitar 5 hingga 7 kali per menit.

Andreoli menyarankan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke benda yang berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik. Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi ketegangan pada mata.

Latih Kedipan Mata

Saat berkonsentrasi melihat layar, banyak orang tidak hanya jarang berkedip, tetapi juga tidak menutup mata sepenuhnya. Kondisi tersebut membuat lapisan air mata tidak menyebar secara merata.

Catherine Heyman, OD, dari High Point University menjelaskan bahwa kedipan mata yang sempurna membantu menyebarkan cairan mata ke seluruh permukaan mata.

Saat berhenti sejenak dari layar, cobalah berkedip secara perlahan dan penuh beberapa kali. Kebiasaan kecil ini membantu menjaga mata tetap lembap selama aktivitas digital.

Atur Posisi Layar

Posisi layar yang kurang tepat juga dapat membuat mata lebih cepat kering. Layar yang terlalu tinggi membuat mata harus terbuka lebih lebar sehingga cairan mata lebih mudah menguap.

Heyman menyarankan agar posisi monitor sedikit lebih rendah dari tinggi mata. Jarak pandangan dengan layar juga perlu diperhatikan, yaitu sekitar 25 inci atau kurang lebih 60 sentimeter.

Jika tulisan pada layar terlalu kecil, sebaiknya perbesar ukuran huruf daripada mendekatkan wajah. Cara tersebut dapat mengurangi beban kerja mata.

Kurangi Cahaya Berlebih

Pantulan cahaya, layar terlalu terang, dan tulisan kecil dapat membuat mata bekerja lebih keras. Kondisi tersebut sering menyebabkan mata cepat lelah setelah lama menggunakan gadget.

Mengatur tingkat kecerahan layar, meningkatkan kontras tulisan, dan mengurangi pantulan cahaya dari jendela dapat membuat layar lebih nyaman dilihat.

Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), belum ada bukti kuat bahwa kacamata penyaring cahaya biru dapat mengurangi kelelahan mata akibat penggunaan gadget.

Hindari Udara Langsung

Selain layar, kondisi lingkungan juga dapat memperburuk mata kering. Kipas angin, pendingin ruangan, dan ventilasi yang langsung mengarah ke wajah dapat mempercepat penguapan cairan mata.

Catherine Heyman menyarankan pengguna gadget menghindari aliran udara langsung ke mata. Pada ruangan yang terlalu kering, penggunaan pelembap udara dapat membantu menjaga kelembapan.

Gunakan Tetes Mata Bila Perlu

Tetes mata buatan dapat membantu menambah kelembapan ketika mata terasa kering akibat penggunaan layar. Penggunaannya dapat dilakukan sebelum rasa tidak nyaman menjadi semakin berat.

Jika membutuhkan tetes mata lebih dari empat kali sehari, ahli menyarankan memilih produk tanpa pengawet. Kandungan pengawet pada beberapa produk dapat memicu iritasi jika digunakan terlalu sering.

Namun, tetes mata hanya membantu mengurangi gejala sementara. Penggunaan rutin tidak selalu mengatasi penyebab utama mata kering.

Kapan Harus Periksa Mata?

Mata kering tidak selalu hanya disebabkan oleh penggunaan gadget. Kondisi ini juga dapat berkaitan dengan gangguan kelopak mata, penggunaan lensa kontak, efek obat tertentu, atau masalah kesehatan lainnya.

Segera lakukan pemeriksaan mata jika keluhan tidak membaik meski sudah mengurangi waktu layar. Nyeri mata, mata merah berat, sensitif terhadap cahaya, keluar cairan, atau perubahan penglihatan mendadak perlu mendapat perhatian medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....